Sejumlah pesepak bola Tim Nasional Spanyol bersama pelatihnya, Luis de la Fuente (tengah) dan jajaran ofisial tim berselebrasi dengan mengangkat trofi juara Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Spanyol menjadi juara setelah mengalahkan Timnas Argentina dengan skor 1-0 dalam babak tambahan laga final Piala Dunia 2026. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Luis de la Fuente mendapat pengakuan atas keberhasilannya membawa timnas Spanyol meraih berbagai prestasi bergengsi. Pelatih berusia 65 tahun itu dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Putra dalam malam anugerah Ballon d’Or 2026 yang berlangsung di London, Selasa (27/10) dini hari WIB.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan De la Fuente membangun La Roja menjadi tim yang kompetitif dan konsisten di level internasional. Dalam pidato penerimaan trofi, ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah hasil kerja seorang pelatih semata, melainkan buah kerja keras seluruh tim.

“Penghargaan ini bukanlah pencapaian individu. Ini adalah keberhasilan seluruh tim, sebuah tim yang luar biasa,” kata De la Fuente, dilansir dari Kantor Berita Antara..

Baca juga:  Emirat Arab Izinkan Kembali Penerbangan Transit di Sejumlah Bandaranya

Ia mengaku terhormat menerima penghargaan tersebut dan memberikan apresiasi kepada para pelatih lain yang masuk nominasi.

“Selamat malam, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk menerima penghargaan ini. Berada di antara para nomine lainnya adalah sesuatu yang sangat istimewa,” ujarnya.

De la Fuente juga menyampaikan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) serta para pemain yang telah bekerja sama dengannya. Menurut dia, kekuatan utama Spanyol terletak pada solidaritas dan komitmen pemain untuk mengutamakan kepentingan tim.

“Rahasianya terletak pada kerja sama dengan para pemain yang sangat murah hati, menjunjung tinggi solidaritas, dan selalu mengutamakan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi,” katanya.

Baca juga:  5 Berita Terpopuler: Dari Prakiraan Cuaca Bali hingga Jembatan Transfer Antarterminal Bandara Ngurah Rai

De la Fuente dipercaya menangani timnas senior Spanyol pada Desember 2022 sebagai pengganti Luis Enrique. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menghabiskan hampir satu dekade menangani berbagai kelompok usia dalam sistem pembinaan RFEF.

Kepercayaan itu dijawab dengan prestasi. De la Fuente mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2022/23, kemudian mengantarkan Spanyol menjuarai Euro 2024 dengan catatan tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan.

Puncak pencapaiannya disebut terjadi pada Piala Dunia 2026. Dalam turnamen tersebut, ia membawa Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu pada partai final untuk merebut gelar juara dunia.

Baca juga:  KBRI Pantau WNI Terdampak Gempa Magnitudo 7,4 di Jepang

Rentetan keberhasilan itu memperkuat reputasi De la Fuente sebagai salah satu pelatih penting dalam sejarah sepak bola Spanyol. Ia dinilai mampu memadukan pengalaman pemain senior dengan potensi generasi baru untuk membentuk tim yang solid.

Penghargaan Pelatih Terbaik Putra Ballon d’Or 2026 pun menjadi pencapaian tersendiri dalam perjalanan kariernya. Bagi De la Fuente, trofi tersebut bukan sekadar penghargaan pribadi, melainkan simbol keberhasilan kolektif timnas Spanyol, para pemain, staf kepelatihan, dan federasi dalam membangun prestasi di panggung sepak bola internasional. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN