
DENPASAR, BALIPOST.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar mencatat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) telah dilakukan 98.676 orang hingga pertengahan Oktober ini. Dilihat dari pencapaian di masing-masing desa/kelurahan, persentase tertinggi ada di Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.
Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata, Rabu (21/10), mengatakan, wilayah tersebut mencatatkan persentase aktivasi sebesar 35,67 persen dari jumlah penduduk. Tercatat aktivasi IKD di Peguyangan Kaja dilakukan oleh 2.728 orang dari 7.648 warga yang telah melakukan perekaman e-KTP.
Capaian tersebut, kata dia, terpaut cukup jauh dari rata-rata aktivasi IKD Kota Denpasar yang berada pada angka 18,68 persen. Secara keseluruhan, aktivasi IKD di Denpasar telah dilakukan oleh 98.676 orang dari 528.131 warga wajib e-KTP yang telah melakukan perekaman.
Berdasarkan data per kecamatan, Denpasar Utara mencatatkan persentase aktivasi IKD tertinggi, yakni 21,95 persen. Dari 134.652 wajib KTP dalam data rekam dinamis, sebanyak 29.557 orang telah mengaktifkan IKD.
Posisi berikutnya ditempati Denpasar Timur dengan capaian 19,66 persen atau 18.971 aktivasi dari 96.487 data rekam dinamis. Sementara itu, Denpasar Barat mencatatkan persentase aktivasi sebesar 18,06 persen, dengan 27.020 orang telah mengaktifkan IKD dari 149.626 data rekam dinamis.
Adapun Denpasar Selatan menjadi kecamatan dengan persentase aktivasi terendah, yakni 15,69 persen. Dari 147.366 data rekam dinamis, sebanyak 23.128 orang telah mengaktifkan IKD.
Pihaknya mengakui Denpasar Selatan memang menjadi perhatian khusus dalam aktivasi IKD ini dikarenakan memiliki penduduk yang padat dan memerlukan pendekatan khusus. “Kami melakukan jemput bola untuk area pemukiman padat di wilayah Denbar dan Densel untuk mempercepat capaian,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya melakukan replikasi dari apa yang telah dilakukan di Denut di kecamatan lain sehingga bisa mempercepat aktivasi IKD. Ia menambahkan, pihaknya akan terus menggenjot capaian aktivasi IKD. Apalagi hal itu berkaitan dengan program Perlinsos Digital. (Widiastuti/bisnisbali)








