Pemain Bali United U20 tampil gemilang setelah melumat Deltras U20 dengan skor telak 7-0 pada pekan keempat Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27, di Bali United Training Center, Gianyar, Minggu (18/10). (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Bali United Youth menutup rangkaian laga kandang pekan keempat Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27 dengan hasil beragam saat menjamu Deltras FC di Bali United Training Center, Gianyar, Minggu (18/10). Dari tiga kelompok usia yang bertanding, Bali United U20 tampil paling menonjol setelah melumat Deltras U20 dengan skor telak 7-0.

Sementara itu, Bali United U16 harus puas bermain imbang 4-4 dalam laga penuh gol. Hasil kurang memuaskan justru dialami Bali United U18 yang takluk 0-1 setelah kebobolan pada babak kedua.

Kemenangan besar tim U20 tidak terlepas dari kontribusi sejumlah pemain yang masuk kategori Joker senior dan Yoyo senior, yakni pemain tim utama yang mendapat kesempatan memperkuat skuad muda. Mereka adalah I Wayan Arta Wiguna, Maouri Simon, Putu Panji Apriawan, Reyner Barusu, Anak Agung Dwi Trisna, dan Dewa Gede Aris.

Baca juga:  Dokter Bedah Onkologi Kurang, Pasien Antre Operasi Hingga 2020

Kehadiran para pemain tersebut turut memberikan kontribusi nyata dalam kemenangan telak Serdadu Tridatu Muda. Cokorda Gde Agung Pahlevi mencetak dua gol, sedangkan Maouri Simon, Reyner Barusu, Putu Panji, David Aditya, dan Dewa Gede Aris masing-masing menyumbangkan satu gol.

Hasil ini membuat Bali United U20 menjadi salah satu tim yang mampu mengamankan hasil positif dalam dua pertandingan kandang pada pekan keempat. Produktivitas tujuh gol tanpa balas juga menjadi modal berharga bagi tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Baca juga:  Gianyar Putuskan Tawur Kesanga Kembali ke Catus Pata Lapangan Astina

Berbeda dengan U20, Bali United U16 harus melewati pertandingan ketat sebelum bermain imbang 4-4 melawan Deltras U16. Tim asuhan Edi Supriyono mencetak gol melalui Sayyaf Rijal Akbar pada menit ke-13, I Made Pramudia Danishwara pada menit ke-50, I Nyoman Bayu Dharma Putra, serta satu gol bunuh diri pemain Deltras.

Meski mampu mencetak empat gol, Bali United U16 gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Kedua tim akhirnya harus berbagi poin dalam duel yang berlangsung terbuka tersebut.

Adapun Bali United U18 belum mampu mengikuti jejak positif tim U20. Skuad asuhan Bayu Yusa harus mengakui keunggulan Deltras U18 dengan skor 0-1. Gol tunggal Muh. Arfa Arshavin pada menit ke-60 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung di Bali United Training Center tersebut.

Baca juga:  Video Penipuan Money Changer di Tegallalang Viral, WNA Dirugikan Rp1 Juta

Tiga hasil berbeda ini menjadi bahan evaluasi bagi Bali United Youth untuk menghadapi persaingan EPA One musim 2026/27. Terutama bagi kelompok U16 dan U18 yang masih perlu meningkatkan konsistensi permainan.

Pada pekan berikutnya, Serdadu Tridatu Muda akan menghadapi tantangan tandang ke markas PSM Makassar. Bali United diharapkan mampu menjaga momentum kemenangan, khususnya tim U20, sekaligus memperbaiki hasil pada kelompok usia lainnya. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN