Korban- Korban I Kadek Majasena diduga terperosok jatuh ke got dengan kondisi meninggal dunia di Jalan Raya Amlapura-Abang, tepatnya di wilayah Peladung, Kelurahan Padangkerta, Karangasem, Rabu (14/10) malam. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Nasib naas dialami oleh seorang pemotor atas nama IKM. Pria 30 tahun tersebut diduga terperosok lalu terjatuh ke got di Jalan Raya Amlapura-Abang, tepatnya di wilayah Peladung, Kelurahan Padangkerta, Karangasem, Rabu (14/10) malam. Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dilokasi kejadian itu, diduga terjatuh akibat mengantuk saat berkendara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, Korban yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DK 4495 SAB, bergerak dari arah utara (Abang) menuju selatan (Amlapura). Setibanya di lokasi kejadian korban diduga dalam keadaan kelelahan atau mengantuk.

Baca juga:  Pekerja Pabrik Narkoba di Tibubeneng, Kembar Asal Ukraina Dituntut Seumur Hidup

Sehingga ketika melewati jalanan menikung ke kanan ditambah kondisi jalan yang gelap. Secara tiba-tiba korban justru mengambil haluan ke kiri hingga akhirnya terperosok dan terjatuh ke got yang berada di sebelah kiri jalan yang ada di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka serius pada kepala, luka pada kaki kanan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Meskipun demikian jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Karangasem untuk dititipkan sembari menunggu pihak keluarga melakukan penjemputan.

Baca juga:  Kericuhan di Jalan Mulawarman, Gerombolan Pemotor Halangi Warga dan Aniaya Korban

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, Kamis (15/10), membenarkan adanya laka lantas tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius di kepala,” ucapnya.

Artono mengatakan, pasca kejadian tersebut, pihkanya mengimbau kepada seluruh pengendara baik motor maupun mobil ketika dalam keadaan kelelahan atau mengantuk sebaiknya beristirahat dulu dan jangan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan. “Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam melakukan perjalanan,” himbaunya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Suami Tusuk Istrinya di Pintu Masuk Stispol
BAGIKAN