SINGARAJA, BALIPOST.com – Seekor ular king kobra sepanjang 3,2 meter dengan berat sekitar 15 kilogram dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Pos 2 Kubutambahan, Sabtu (11/10). Ular berbisa tersebut ditemukan bersembunyi di bawah rak sepatu di rumah Putu Regep Astra, Banjar Kelod Kauh, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan.

Laporan keberadaan ular tersebut diterima petugas sekitar pukul 11.48 WITA. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi menggunakan alat penjepit khusus. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati dan disaksikan sejumlah warga setempat.

Baca juga:  Pilkada Gianyar, Simulasi Pencoblosan Digelar di 7 Kecamatan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Gede Arya Suardana saat dikonfirmasi, Sabtu (11/10), mengatakan kawasan sekitar lokasi penemuan merupakan perpaduan permukiman warga dan lahan ladang. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memungkinkan ular king kobra berada di sekitar rumah penduduk.

“Biasanya ular dikembalikan ke alam liar dan kami berkoordinasi dengan BKSDA. Namun, kali ini ada warga yang bersedia merawatnya,” ujar Arya Suardana.

Baca juga:  Operasi Lilin 2023, Polri Kerahkan 70 Ribu Personel

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di kawasan permukiman berdekatan dengan ladang. Menurutnya, lingkungan tersebut berpotensi menjadi habitat ular sehingga keberadaannya perlu diantisipasi.

“Kalau memang kawasan permukiman padat, kami harapkan masyarakat agar lebih waspada, apalagi dekat dengan ladang. Itu kan habitat ular,” katanya.

Suardana mengakui, evakuasi king kobra di Desa Tamblang tersebut merupakan yang terbesar yang ditangani jajarannya sepanjang tahun ini. Selama ini, petugas Damkar Buleleng lebih sering melakukan evakuasi satwa seperti biawak, ular hijau, dan ular sanca.

Baca juga:  Ini, Kontruksi Perkara yang Menetapkan Mantan Bupati Tabanan Jadi Tersangka

Meski berhadapan dengan ular berbisa berukuran besar, proses evakuasi berhasil dilakukan dengan mengutamakan kehati-hatian petugas. “Ya, ini juga membuat kami bangga terhadap tim. Dengan kehati-hatian, evakuasi king kobra ini bisa berhasil,” tandasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN