Ni Luh Siasti, pedagang yang menjadi korban pencurian. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Nasib kurang beruntung dialami Ni Luh Siasti (57), seorang pedagang asal Banjar Betennyuh Kelod, Karangasem. Tas selempang miliknya yang berisi uang tunai jutaan rupiah diduga dicuri saat dirinya tengah mempersiapkan dagangan di Pasar Amlapura Timur, Jumat (9/10) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WITA di Pasar Amlapura Timur, Jalan Kesatrian, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem.

Baca juga:  Patroli Malam di Pusat Keramaian, Polres Gianyar Ingatkan Warga Waspadai Pencurian

Awalnya, Suasti berangkat ke pasar sekitar pukul 03.00 WITA untuk berjualan. Setibanya di lokasi, ia menempatkan meja dagangan di tempat yang biasa digunakannya untuk berjualan.

Ia kemudian meletakkan tas selempang berwarna cokelat kehitaman di atas meja. Tas tersebut ditutupi menggunakan jaket berwarna abu-abu sebelum dirinya melanjutkan persiapan berjualan. Saat itu, Siasti sedang membelakangi tas tersebut. Diduga, kondisi itu dimanfaatkan seseorang untuk mengambil tas tanpa sepengetahuan maupun seizin korban.

Baca juga:  Pedagang di Depan Kantor MPP Karangasem Dipindah

Kehilangan tas baru diketahui setelah Siasti menyadari barang miliknya sudah tidak berada di tempat semula. Tas tersebut diketahui berisi uang tunai yang diperkirakan mencapai Rp5 juta hingga Rp7 juta rupiah. Selain uang tunai, di dalam tas juga terdapat satu unit telepon genggam model lama merek Aitel, KTP, serta kunci lemari rumah.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda. I Nengah Artono membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian itu sudah dilaporkan ke Polres Karangasem untuk ditindaklanjuti. “Ya benar ada laporan kasus pencurian tersebut,” ujarnya, Minggu (11/10). (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Tahun Depan, Buleleng Anggarkan Rp 23 Miliar untuk Pertanian

 

BAGIKAN