Pemain Bali United Thijmen Goppel (kiri) bersama rekan setim berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Isenmulang Kalteng FC pada pertandingan BRI Super League 2026-2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (12/9). (BP/suk)

GIANYAR, BALIPOST.com – Bali United FC bersiap menghadapi tantangan baru di tengah bergulirnya kompetisi sepak bola nasional. Serdadu Tridatu akan ambil bagian dalam League Cup 2026/27, turnamen anyar yang digelar I.League bersama PSSI dan dijadwalkan mulai bergulir pada 3 November 2026.

Turnamen yang melibatkan 38 klub peserta Super League dan Championship tersebut menjadi kesempatan bagi Bali United untuk menguji kedalaman skuad, sekaligus memberikan menit bermain lebih banyak kepada pemain lokal yang minim kesempatan tampil di kompetisi utama.

Dalam pembagian peserta, turnamen ini menggunakan dua wilayah, yakni Barat dan Timur, yang masing-masing terbagi menjadi dua zona. Bali United akan menghadapi wakil Kalimantan sesuai hasil pengundian grup. Pertemuan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Serdadu Tridatu dalam persaingan menuju fase gugur.

Salah satu hal menarik dari League Cup adalah pembatasan pemain asing. Setiap klub hanya diperbolehkan memasukkan maksimal tiga pemain asing dalam skuad turnamen.

Baca juga:  Jadwal PTS Semester II Diundur, Disdik Tabanan Tunggu Keputusan Satgas

Regulasi tersebut membuka ruang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing mendapatkan tempat di tim utama.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menilai kehadiran League Cup dapat memberikan warna baru bagi sepak bola nasional. Turnamen ini diharapkan menambah gairah kompetisi sekaligus menghadirkan persaingan yang lebih menarik bagi klub dan suporter.

“Ini akan menjadi nuansa dan gairah baru untuk atmosfer sepak bola di Indonesia dan kami yakin ini akan ramai,” kata Yunus Nusi.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan turnamen ini juga dirancang untuk memaksimalkan potensi pemain lokal, terutama mereka yang selama ini kesulitan memperoleh menit bermain akibat ketatnya persaingan di kompetisi utama.

Baca juga:  Target Selesai Juli, Vaksinasi HPR di Tabanan Molor

“Ini memang satu aset baru yang kami kembangkan di mana turnamen yang kami kembangkan bisa menambah menit bermain terutama kepada klub-klub yang jarang memainkan pemain lokalnya,” ujar Ferry.

League Cup 2026/27 akan menggunakan sistem single round robin pada fase grup. Tim-tim yang lolos kemudian melanjutkan persaingan dengan sistem silang untuk menentukan langkah menuju fase berikutnya. Sementara itu, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, yang masing-masing berstatus juara dan runner-up Super League musim lalu, telah menunggu di babak delapan besar.

Turnamen ini dijadwalkan berakhir pada 19 Mei 2027. Bagi Bali United, League Cup bukan sekadar kompetisi tambahan, melainkan kesempatan untuk menguji kedalaman tim dan memberi ruang bagi pemain lokal membuktikan kualitasnya di tengah persaingan sepak bola nasional. (Suka Adnyana/balipost)

Baca juga:  Bupati Badung Lepas Atlet Pencak Silat Kontingen PON Bali

Berikut adalah pembagian grup untuk League Cup 2026:

Zona Barat 1

Grup A:

  • Persija Jakarta
  • Sumsel United
  • PSMS Medan

Grup B:

  • Bhayangkara FC
  • Semen Padang
  • PSPS Pekanbaru

Grup C:

  • Dewa United Banten
  • Persita Tangerang
  • Persiraja Banda Aceh

Zona Barat 2

Grup D:

  • Java United
  • Adhyaksa FC Bekasi
  • PSIS Semarang

Grup E:

  • PSIM Yogyakarta
  • Persikad Depok
  • Persiku Kudus

Grup F:

  • Garudayaksa FC
  • PSS Sleman
  • PSGC Ciamis

Zona Timur 1

Grup G:

  • Persebaya Surabaya
  • PSBS Biak
  • Kendal Tornado FC

Grup H:

  • Persik Kediri
  • Persis Solo
  • Deltras FC

Grup I:

  • Persijap Jepara
  • Madura United FC
  • Persela Lamongan

Zona Timur 2

Grup J:

  • Bali United FC
  • PS Barit Putera
  • Persiba Balikpapan

Grup K:

  • PSM Makassar
  • Persipura Jayapura
  • De Red FC

Grup L:

  • Arema FC
  • Isenmulang Kalteng FC
  • Rans Nusantara FC

BAGIKAN