Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah Menteri, Wamen dan Kepala Lembaga Kebinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden Prabowo Subianto melantik lima wakil menteri dalam reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan pada Kamis (1/10) di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan wakil menteri ini bersamaan dengan pelantikan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko PMK Sugiono, dan Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo.

Dilantik juga Menko Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Perindustrian Sarmuji, Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional Dedy Prasetyo, Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Komjen Pol. Fadhil Imran.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, berikut empat wakil menteri yang dilantik Prabowo:

1. Dradjad Hari Wibowo

Ekonom Dradjad Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dradjad dilantik sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.

Dradjad menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1987 sebagai lulusan terbaik fakultas. Gelar magister dan doktor ekonomi ia raih dari University of Queensland, Australia.

Dikenal sebagai ekonom senior, Dradjad lama berkiprah di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dan pernah menjabat direktur lembaga itu. Ia juga mengajar di Perbanas Institute, Jakarta.

Dradjad Hari Wibowo. (BP/Dok. Indef)

Pada 2000-2004, Dradjad memimpin Lembaga Ekolabel Indonesia sebagai Direktur Eksekutif, dan ia aktif di sejumlah organisasi internasional di bidang kehutanan dan pembangunan berkelanjutan, termasuk Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC).

Di bidang politik, Dradjad merupakan tokoh senior Partai Amanat Nasional (PAN). Ia menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dari daerah pemilihan DKI Jakarta I, duduk di Komisi XI, dan menjabat wakil ketua Fraksi PAN. Ia kemudian menjabat Ketua Dewan Pakar DPP PAN periode 2020-2025.

Pengalamannya di pemerintahan dan dunia usaha antara lain sebagai Komisaris PT Bank Negara Indonesia (BNI) pada 2004 dan Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan Badan Intelijen Negara.

2. Nurkolishoh Ibnu Aman

Nurkolishoh Ibnu Aman diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) setelah pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Bali Tambah Banyak, Wilayah Ini Laporkan Seratusan Warga Terpapar

Pelantikannya sebagai Wamenkeu itu dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.

Nurkholishoh merupakan ekonom dengan pengalaman panjang di Bank Indonesia.

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan Nurkholisoh saat menjabat Peneliti Senior Bank Indonesia pada 22 Februari 2026, Nurkholisoh memiliki tujuh aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Tangerang, Magelang, dan Jakarta Pusat. Aset-aset tersebut bila dijumlahkan nilainya mencapai Rp3.420.008.000 atau sekitar Rp3,4 miliar.

Kemudian, dia memiliki aset berupa sepeda Polygon tahun 2017 senilai Rp800.000, harta bergerak lainnya senilai Rp62.000.000, serta kas dan setara kas sejumlah Rp2.910.000.000. Namun, dia memiliki utang sejumlah Rp1.691.300.000.

Dengan demikian, aset-asetnya bila dijumlahkan dan dikurangi utang mencapai Rp4.701.508.000 atau sekitar Rp4,7 miliar.

3. Luky Afirman

Luky Afirman dilantik Presiden Prabowo bersama Nurkolish Ibnu Aman sebagai Wamenkeu. Keduanya bersama dengan Juda Agung akan membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang baru saja dilantik pada 14 September lalu.

Luky sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.

Dilihat dari LHKPN, Luky memiliki tiga aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, dan Bandung, Jawa Barat. Aset-aset tersebut bila dijumlahkan memiliki total nilai Rp13.000.000.000 atau Rp13 miliar.

Selain itu, mantan Dirjen Anggaran tersebut memiliki empat unit mobil yang terdiri atas Honda Jazz Minibus tahun 2012, Honda Accord tahun 2013, Toyota Avanza tahun 2023, serta Honda City tahun 2014. Bila dijumlahkan, maka aset-aset tersebut memiliki total nilai Rp550.000.000 atau Rp550 juta.

Luky juga diketahui memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp205.000.000, surat berharga Rp15.034.806.720, kas dan setara kas Rp23.099.474.305, serta harta lainnya Rp938.647.544.

Bila aset-aset tersebut dijumlahkan, maka harta kekayaan Luky mencapai Rp52.827.928.569 atau sekitar Rp52,8 miliar.

4. Irwan Meliano

Presiden Prabowo Subianto melantik Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KP).

Irwan sebelumnya dikenal sebagai Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia juga merupakan ahli di bidang gempa dan kadaster.

Baca juga:  Dari Pengakuan Mengejutkan Para Pelaku hingga BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Ia tergabung dalam Kelompok Keahlian Sistem Spasial dan Kadaster ITB dengan kepakaran yang berkaitan dengan sistem geospasial, pemetaan, penginderaan jauh, kebencanaan, dan perubahan lingkungan.

Irwan menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik di ITB pada 1997. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Nagoya University, Jepang, dan meraih gelar master pada 2003 serta doktor pada 2006.

Selain penelitian di bidang kebumian dan geospasial, Irwan juga memiliki sejumlah publikasi yang berkaitan langsung dengan kelautan dan perikanan.

Irwan Meliano. (BP/Antara)

Pada 2026, ia tercatat dalam publikasi Extended empirical orthogonal function analysis of spatiotemporal chlorophyll-a variability in Indonesian waters using remote sensing data yang mengkaji variabilitas spasial dan temporal klorofil-a di perairan Indonesia menggunakan data penginderaan jauh.

Ia juga terlibat dalam publikasi Balancing ecological stability and economic growth under oceanographic variability and coastal interventions in fisheries systems yang membahas keseimbangan stabilitas ekologi dan pertumbuhan ekonomi dalam sistem perikanan.

Pada 2025, Irwan turut menjadi bagian dari publikasi Economic prosperity and ecological sustainability strategy for fishing violations hotspots mengenai strategi kesejahteraan ekonomi dan keberlanjutan ekologi di wilayah yang menjadi titik rawan pelanggaran perikanan.

Pada tahun yang sama, ia juga terlibat dalam penelitian Developing a marine and fisheries blue economy index for Indonesia: A comprehensive assessment framework yang mengembangkan kerangka penilaian ekonomi biru sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

Atas kiprahnya di bidang akademik, Irwan menerima penghargaan Young Inspirational Geospatial dalam HxGN LIVE Indonesia pada 2023. Pada tahun yang sama, ia menerima penghargaan Pengabdian 25 Tahun dari ITB.

Sebelumnya, pada 2020, Irwan menerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia. Pada 2019, ia meraih Indroyono Susilo Award dalam The Fifth International Conference of Indonesia Society for Remote Sensing (ICOIRS).

5. Muhammad Saleh Mustofa

Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dalam rangkaian pelantikan pejabat Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa. (BP/Antara)

Saleh mengisi posisi Wamentan yang sebelumnya kosong selama hampir tiga bulan setelah Wamentan sebelumnya yakni Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Juli 2026.

Baca juga:  Bom Guncang Polrestabes Medan

Pelantikan tersebut menempatkan sosok yang selama ini dikenal dari dunia operasi militer ke dalam ruang strategis pembangunan nasional, yakni memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.

Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) itu dipercaya mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian yang sebelumnya kosong hampir tiga bulan setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala BGN.

Namanya tidak asing di lingkungan TNI Angkatan Darat. Perwira tinggi kelahiran Ternate, Maluku Utara, 14 Maret 1969, tersebut memiliki rekam jejak panjang dalam satuan tempur.

Lulusan Akademi Militer tahun 1991 itu mengawali pengabdiannya di kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan yang dikenal dengan tuntutan kemampuan kepemimpinan, strategi, dan ketangguhan di berbagai medan.

Pengalaman di lingkungan pasukan khusus menjadi fondasi awal bagi perjalanan karier Saleh dalam mengemban berbagai tugas operasional hingga menduduki posisi strategis di tubuh TNI Angkatan Darat.

Sepanjang kariernya, Saleh terlibat dalam sejumlah penugasan operasi militer, mulai dari Operasi Seroja, Operasi Tinombala, operasi konflik Papua, hingga Operasi Damai Cartenz.

Berbagai medan penugasan tersebut membentuk pengalaman Saleh dalam menghadapi situasi kompleks, membangun koordinasi, serta mengambil keputusan dalam kondisi penuh tantangan.

Perjalanan Saleh di lingkungan militer terus berkembang dengan berbagai amanah kepemimpinan, baik di satuan operasional maupun struktur komando strategis TNI Angkatan Darat.

Sebelum dipercaya sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 15 Agustus 2025, Saleh terlebih dahulu menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI sejak 24 Juli 2024.

Jabatan tersebut memberikan pengalaman dalam bidang pengawasan, pembinaan organisasi, serta memastikan tata kelola institusi berjalan sesuai aturan dan prinsip profesionalisme.

Sebelumnya, Saleh juga dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), salah satu satuan strategis TNI Angkatan Darat dengan cakupan tugas besar dalam menjaga kesiapan operasional.

Ia menjadi salah satu Panglima Kostrad yang memiliki perjalanan karier unik karena sebelumnya menduduki posisi Kepala Staf Kostrad sebelum dipercaya memimpin satuan tersebut.

Selain pengalaman di Kostrad, Saleh pernah mengemban tugas sebagai Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih pada periode April hingga Juli 2023.

Penugasan tersebut memperkuat pengalamannya dalam mengelola wilayah strategis dengan dinamika sosial, keamanan, dan pembangunan yang kompleks. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN