Polisi menangani kejadian kebakaran di Banjar/Kelurahan Kawan, Minggu (27/9) pagi. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Kebakaran melanda sebuah bangunan di Banjar/Kelurahan Kawan, Minggu (27/9) pagi. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan api tungku sebelum bepergian.

Pemilik bangunan diketahui bernama I Wayan Muja (61), warga setempat. Peristiwa tersebut berawal sekitar pukul 05.20 WITA saat korban memasak air hangat menggunakan tungku kayu di dapurnya. Seusai menyalakan api, korban langsung berangkat ke sawah dan meninggalkan tungku dalam kondisi masih menyala.

Sekira pukul 05.45 WITA, seorang saksi melihat adanya kepulan asap yang berasal dari arah dapur rumah korban. Saat dicek saksi mendapati api sudah membesar di dalam dapur. Saksi lantas memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan segera menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli serta pihak kepolisian.

Baca juga:  Angin Kencang, Penyeberangan Selat Bali Ditunda Dua Jam

Petugas Damkar Kabupaten Bangli kemudian tiba di lokasi dan langsung berupaya memadamkan api bersama warga setempat. Api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 07.10 WITA.

Kapolsek Bangli, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, membenarkan insiden tersebut. Dari hasil olah TKP, dugaan sementara kebakaran dipicu kelalaian korban yang lupa mematikan api di tungku dapur saat ditinggal ke sawah. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp150 juta,” jelas Sudarma Putra.

Baca juga:  Restoran Cepat Saji di Benoa Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Dalam olah TKP, petugas mengamankan satu buah teko bekas terbakar sebagai barang bukti. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi. Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa ini murni sebagai musibah dan memilih untuk tidak melanjutkan atau menuntut kejadian tersebut secara hukum.

Sementara itu Kabid Damkar dari BPBD Damkar Bangli Cokorda Lanang Mahendra mengatakan untuk menangani kebakaran di Banjar Kawan tersebut pihaknya menurunkan 1 armada BW dan 1 mobil tangki supply. Sebelumnya pada Sabtu (26/9) pihaknya juga menangani kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tembuku yakni di Banjar Pulasari Kangin pada dini hari dan di Antugan Desa Jehem pada sore sekitar pukul 15.00 wita.

Baca juga:  Lupa Padamkan Lilin, Rumah Semi Permanen di Pancasari Ludes Terbakar

Cok Mahendra mengingatkan bahwa kebakaran merupakan ancaman yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, langkah pencegahan sejak dini sangat penting untuk dilakukan secara bersama-sama. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya menekankan beberapa tindakan pencegahan diantaranya rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah. Menghindari pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan menggunakan metode pembakaran serta tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN