Dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi, layanan perpustakaan keliling (Pusling) digelar di SD Negeri 2 Serangan, Rabu (23/9). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi, layanan perpustakaan keliling (Pusling) digelar di SD Negeri 2 Serangan, Rabu (23/9).

Dalam aktivitas tersebut, sebanyak lebih dari 60 siswa kelas 6 tampak antusias mengakses 711 koleksi buku bacaan dan pengetahuan umum yang dibawa langsung oleh mobil Pusling ke area sekolah.

Dua siswa SDN 2 Serangan, Putri dan Devia, mengaku sangat senang dengan adanya Pusling ini. “Senang! Nanti mau begini lagi, soalnya seru, kalau bisa setiap minggu, biar ada bacaan buku baru,” ungkap Putri yang merupakan siswa kelas 6 tersebut.

Baca juga:  Warga Tirta Kusuma Tewas Terseret Arus di Candikusuma

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Serangan, Ni Made Depi Juliantini, mengungkapkan di tengah keterbatasan fasilitas perpustakaan sekolah yang kini masih dalam proses renovasi, Pusling sangat membantu.

“Anak-anak benar-benar sangat bahagia dan antusias menerima kunjungan dari perpustakaan daerah, apalagi perpustakaan kami sampai bulan Desember ini belum bisa dipergunakan secara maksimal karena masih dalam proses pembangunan,” ungkap Depi.

Ia mengakui kegiatan literasi memang sangat kurang. Dengan adanya kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, bisa meningkatkan literasi dan budaya membaca.

Baca juga:  10 Karateka Badung Wakili Bali di Kejurnas PB FORKI 2026

Menurut Koordinator Mobil Pusling Sekolah Dasar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Juli Artana, kegiatan ini merupakan bagian dari program Parta (Perpustakaan di Ruang Terbuka) yang diusung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar. Inisiatif ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan 2026 yang mengusung tema “Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran”.

Sementara itu, salah satu fasilitator, Bali Turtle Island Development (BTID) menjlai kegiatan ini bentuk dukungan untuk meningkatkan minat baca dan literasi para siswa di Serangan.

Baca juga:  250 Guru di Bali Peroleh "Multilingual Reading and Creative Writing Workshop" dari AS

Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, mengatakan kolaborasi ini dilakukan untuk membantu siswa di Desa Adat Serangan agar lebih mudah mendapatkan bahan bacaan yang menarik, sehingga menumbuhkan minat baca.

“Kolaborasi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar serta SD Negeri 2 Serangan ini merupakan inisiatif kami dalam membawa akses literasi yang lebih dekat dan menyenangkan bagi anak-anak di wilayah Serangan. Kami berharap kehadiran perpustakaan keliling ini dapat memantik rasa ingin tahu serta menumbuhkan kebiasaan membaca para siswa,” ujar Zefri. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN