Taman Kumbasari, Tukad Badung yang rusak akibat banjir tahun lalu. (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Terkait kerusakan beberapa titik di Taman Kumbasari, Tukad Badung akibat banjir tahun lalu akan dilakukan perbaikan. Perbaikan dianggarkan dari APBD Perubahan 2026 senilai Rp300 juta. Pengerjaan akan berjalan setelah APBD Perubahan disahkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Gede Cipta Sudewa, Rabu (23/9) mengatakan, anggaran perbaikan telah disiapkan. PUPR juga telah menyiapkan mekanisme mini kompetisi agar pekerjaan dapat segera dilaksanakan setelah APBD Perubahan disahkan.

Baca juga:  Diterjang Banjir, 4 Jembatan Ambruk

Bagian Taman Kumbasari yang dilakukan perbaikan kata Cipta, berada di sepanjang kawasan antara Pasar Kumbasari dan bantaran Tukad Badung. Dulu kawasan ini sering disebut Tukad Korea.

Pengukuran juga telah dilakukan terhadap bagian yang membutuhkan penanganan. Perbaikan akan disesuaikan dengan volume pekerjaan serta anggaran Rp300 juta yang tersedia dalam APBD Perubahan.

Cipta Sudewa mengatakan, perbaikan tidak serta-merta dapat dilakukan terhadap seluruh bagian kawasan yang terdampak. “Sudah diukur yang sepanjang itu, antara Pasar Kumbasari sama bantaran sungai. Karena kalau kita angkat terus, ini tidak bisa diselesaikan di anggaran perubahan,” jelasnya.

Baca juga:  Idealnya PDAM Denpasar Punya 15 Reservoir hingga 2025, Ini Kendalanya

Disisi lain, pengerukan di Tukad Badung juga sudah dilakukan untuk menambah daya tampung air terutama saat musim hujan. Pengerukan dilakukan atas kerjasama Bali Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dengan PUPR Kota Denpasar.

Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA) BWS Bali-Penida I Wayan Riasa mengatakan, pengerukan dilakukan untuk menambah kapasitas tampungan menghadapi musim hujan.

“Pengerukan aliran sungai ini dilakukan bersama pemerintah kabupaten/kota mengingat aliran sungai melintasi wilayah administrasi berbeda,” katanya. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Atasi Banjir Kerobokan–Umalas, Pemkab Badung Gelontorkan Rp14,82 Miliar 
BAGIKAN