
DENPASAR, BALIPOST.com – Putri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Titisari Kosasieputri mengatakan persiapannya menuju Jepang telah berjalan. Salah satu persiapan tersebut diwujudkan melalui pameran yang digelar di Puri Agung Pemecutan.
Ditemui saat meet and greet bersama Pageant Lovers (PL) Bali di Puri Agung Pemecutan, Denpasar, Sabtu (19/8), perempuan yang akrab disapa Vicky itu menyampaikan persiapan sekaligus berpamitan sebelum bertolak ke Jakarta dan selanjutnya mengikuti ajang Miss International di Jepang pada November nanti.
Ia mengutarakan kegiatan ini sebagai bentuk terima kasih kepada Pageant Lovers Bali yang telah memberikan dukungan saat dirinya mengikuti pemilihan Putri Indonesia dan mewakili Bali. Dalam kegiatan tersebut, wanita yang tinggal di Legian, Kuta ini juga melakukan sharing session dan membuka sesi tanya jawab mengenai persiapan menghadapi Miss International.
Ia mengaku telah menyiapkan Beauties for SDGs sebagai program yang akan dibawanya dalam ajang Miss International.
“Miss International sangat menegaskan proyek Beauties for SDGs, di mana setiap delegate harus memiliki advokasi yang nyata dan ada impact-nya,” ujarnya.
Pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Puri Agung Pemecutan, Kultara, serta lima seniman muda Bali. Kegiatan itu mengangkat tema kolaborasi antara tradisi dan modernitas sekaligus berkaitan dengan SDG nomor 4, yakni pendidikan.
Selain persiapan program advokasi, wanita kelahiran 7 Februari 2000 ini juga menjalani sejumlah persiapan lainnya. Di antaranya fitting dengan desainer Bali, latihan catwalk, public speaking, serta persiapan speech dan pidato yang akan dibawakan di Jepang.
Untuk busana yang dipersiapkan di Bali, Vicky akan berkolaborasi dengan desainer Ingi Kendren. Desainer tersebut sebelumnya juga membuat kostum nasional Vicky saat mengikuti pemilihan Putri Indonesia mewakili Bali.
Ia belum mengungkapkan detail busana yang akan dibawanya ke Jepang. Vicky menyebut busana tersebut akan menjadi kejutan bagi Pageant Lovers dan masyarakat.
Dalam persiapan fashion, wanita yang memiliki tinggi 172 ini juga akan menampilkan karya desainer dari berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya Bali, tetapi juga Surabaya dan daerah lainnya. Konsep yang diusung adalah sosok perempuan Indonesia yang elegan dengan sentuhan contemporary fashion.
Busana yang dipersiapkan juga akan menggunakan warna-warna pastel dengan motif Indonesia, termasuk motif batik. Untuk keberangkatannya, Vicky mengatakan akan bertolak dari Jakarta pada 7 November. Sementara grand final Miss International dijadwalkan berlangsung pada 25 November.
Vicky sendiri memiliki keterikatan kuat dengan Bali. Ia lahir di Jakarta dan pindah ke Bali saat berusia dua tahun. Ia kemudian bersekolah di Canggu Community School dan tinggal di Bali selama 16 tahun sebelum melanjutkan pendidikan tinggi ke London.
Setelah itu, ia kembali ke Indonesia untuk mengikuti Putri Indonesia. “Saya tumbuh besar di Bali dan nyaman sekali di sini,” ujarnya.
Ia mengaku bersyukur atas dukungan keluarga, Pageant Lovers, para desainer, serta perhatian dari sejumlah pageant portal di luar negeri yang menjadi motivasinya untuk memberikan penampilan terbaik di Jepang. (Widiastuti/balipost)



