Bupati Mahayastra saat rapat paripurna DPRD Gianyar, Kamis (10/9). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra di sela-sela rapat paripurna DPRD Gianyar terkait pengambilan keputusan Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda inisiatif DPRD tentang Penataan Sempadan Sungai, Kamis (10/9), memastikan kondisi fiskal Kabupaten Gianyar tetap berada dalam kategori sangat kuat. Maka dari itu, seluruh program prioritas pelayanan publik dipastikan aman dan terus berjalan.

Dijelaskan, meski terdapat dinamika dana transfer dari pusat, Gianyar justru mendapatkan tambahan dana kurang bayar bagi hasil tahun sebelumnya sebesar Rp12 miliar. Kondisi ini membuat Pemkab Gianyar mampu menutupi berbagai kebutuhan wajib, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

Baca juga:  Polisi Tetapkan Septiyani Tersangka Pembunuhan Tiga Anaknya

Bupati Mahayastra menyampaikan, program kesehatan gratis bagi masyarakat ber-KTP Gianyar tetap berjalan optimal tanpa pengurangan. Segala jenis penyakit ditanggung oleh pemerintah asalkan pasien merupakan warga Gianyar.

​Alur layanan kesehatan, penanganan pasien menggunakan skema BPJS, layanan non-cut-off, hingga penjaminan langsung oleh pemerintah daerah. Pemerintah menanggung biaya pengobatan hingga ratusan juta rupiah per pasien untuk kasus berat atau kecelakaan lalu lintas.

​Bupati Mahayastra memaparkan, pembiayaan kesehatan bersumber dari bantuan keuangan (BK) sebesar Rp12 miliar, anggaran non-cut-off Rp30 miliar, serta dukungan BPJS. Layanan berobat dilayani di RSUD Sanjiwani, rumah sakit mitra, dan puskesmas. Serapan anggaran kesehatan tercatat mencapai 60% atau sekitar Rp1 miliar per bulan.

Baca juga:  Vaksin Tiba, Ini Jadwal Vaksinasi 3 Zona Hijau di Bali

​Di bidang pendidikan, Bupati Mahayastra menyebut, Pemkab Gianyar tetap fokus membangun sarana dan prasarana serta meringankan beban biaya pelajar dan mahasiswa. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur gedung sekolah dialokasikan sebesar Rp107 miliar. Pemerintah juga menyediakan kuota beasiswa bagi 1.000 orang setiap tahunnya untuk mendukung kelanjutan studi.

​Melalui tata kelola fiskal yang kuat, Pemkab Gianyar membuktikan bahwa dinamika anggaran transfer tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan dasar yang tuntas dan gratis bagi masyarakat. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Megawati Keluarkan Instruksi, Bupati Mahayastra: Saya Tegak Lurus dengan Perintah Bu Ketua Umum

 

BAGIKAN