Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe (kedua kiri) berusaha mengejar bola dibayangi pesepak bola Persija Jakarta Kerim Memija (kiri) saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026). (BP/Antara)

SAMARINDA, BALIPOST.com – Persija mengawali Super League musim ini dengan membungkam tuan  rumah Borneo FC  0-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam (5/9).

Satu-satunya gol kemenangan Persija dicetak oleh penyerang baru  Alexander Jeremejeff menjelang akhir babak pertama.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, gol tersebut lahir dari serangan balik cepat di sayap, yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Borneo FC yang mulai terbuka menjelang turun minum.

Baca juga:  Hari Ini, Denpasar Seleksi Tim Futsal Porprov

Gelandang Stjepan Loncar melepaskan umpan silang melambung ke jantung pertahanan tuan rumah. Barisan belakang Borneo FC yang kehilangan konsentrasi gagal menghalau bola dengan sempurna.

Alexander Jeremejeff yang berdiri bebas tanpa kawalan menyambut bola dengan sundulan tajam ke pojok gawang yang membmuat penjaga gawang Kadu  tidak berkutik.

Tim besutan pelatih Mauro Jeronimo itu kewalahan menghadapi skuad Shin Tae- Yong sejak peluit pertama dibunyikan.

Baca juga:  Persebaya Tundukkan Persija di Piala Presiden 2026

Persija mendominasi laga dengan  menciptakan sejumlah peluang berbahaya melalui duet Alexander Jeremejeff dan Witan Sulaeman.

Borneo sempat memberikan perlawanan efektif. Moussa Diarra hampir  menjebol gawang Macan Kemayoran yang dikawal oleh Nadeo Argawinata melalui sepakan kerasnya.

Pada babak kedua, Borneo mengubah taktik dengan memasukkan R. Varanda  menggantikan Da Silva Oliveira, dan Nul Zikrak yang menggantikan M. Rafli Asrul.

Namun, perubahan formasi itu tak efektif. Demi menambah daya gedor Borneo FC lalu merombak lagi formasinya.

Baca juga:  STY Sayangkan Laga Semifinal Piala Presiden Tanpa Penonton

Mereka memasukkan kiper cadangan Muhammad Ridho untuk menggantikan bek Reva Adi Utama, dan menarik keluar Kadu untuk digantikan oleh Caxambu.

Pergantian berantai ini  merupakan pilihan taktis pelatih untuk merespons tekanan lawan.

Tapi sampai  babak kedua berakhir, skor 1-0 untuk tim tamu bertahan.

Persija bertengger di peringkat ketiga klasemen, sedangkan Borneo di peringkat ke-16. (kmb/balipost)

BAGIKAN