Selebrasi pemain Bali United Queven Inacio (nomer 2 dari kiri), setelah mencetak gol ke gawang PSS Sleman di laga pembuka Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9) malam. (BP/suk)

GIANYAR, BALIPOST.com – Bali United membuka musim Super League 2026/2027 dengan kemenangan. Tampil di hadapan sekitar 16 ribu penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9) malam, Serdadu Tridatu menundukkan PSS Sleman dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi skuad asuhan Johnny Jansen untuk menatap kompetisi musim baru. Selain mengamankan tiga poin, hasil ini sekaligus membalas kekalahan Bali United dari PSS Sleman pada laga pembuka musim 2023/2024 dengan skor 0-1.

Sejak pertandingan dimulai, Bali United langsung mengambil inisiatif serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan untuk mengancam pertahanan Super Elang Jawa.

Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-39. Bali United mendapat hadiah penalti setelah wasit Thoriq Munir Alkatiri melakukan pengecekan VAR dan menemukan adanya pelanggaran di kotak terlarang.

Baca juga:  Bali United Permalukan Persib

Gelandang Teppei Yachida yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya sukses menggetarkan gawang PSS sekaligus membawa Bali United unggul 1-0.

Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Bali United kembali tampil agresif. Pemain muda asal Bali, Rahmat Arjuna, menjadi salah satu pemain yang aktif menekan pertahanan PSS.

Rahmat sebenarnya memiliki peluang emas pada menit ke-62 ketika gawang PSS dalam kondisi tanpa pengawalan kiper. Namun, penyelesaiannya masih melebar sehingga peluang tersebut gagal menjadi gol.

Bali United akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Queven Inacio mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar umpan Remco Balk dari sisi kiri. Tendangan gelandang bernomor punggung 88 itu tak mampu dibendung kiper PSS, Ega Rizky.

Baca juga:  Kadek Agung Ingin Kariernya Makin Bersinar

Tertinggal dua gol membuat PSS Sleman meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Pieter Huistra melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor timnya.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time. Melvyn Lorenzen, yang masuk pada menit ke-64 menggantikan Riko Simanjuntak, berhasil memperkecil ketertinggalan PSS pada menit 90+5.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan pada penghujung laga. Namun, Bali United mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan 2-1.

Bali United sebenarnya sempat dua kali mencetak gol tambahan. Namun, kedua gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya posisi offside.

Baca juga:  Bali United Agendakan Satu Laga Uji Coba Jelang Hadapi Persik Kediri

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, bersyukur timnya mampu mengamankan kemenangan pada laga perdana meski menilai masih banyak peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.

“Kami syukuri hasil kemenangan ini meskipun kita lebih banyak mempunyai peluang mencetak gol,” kata Johnny Jansen dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari persiapan yang telah dilakukan tim sejak musim sebelumnya.

“Kami sudah mempersiapkan tim ini dari musim lalu. Kami syukuri kemenangan di laga pembuka ini,” ujarnya.

Kemenangan atas PSS menjadi awal positif bagi Bali United dalam mengarungi Super League 2026/2027. Serdadu Tridatu kini membawa kepercayaan diri lebih besar untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN