KMP Perkasa Prima 5 yang sempat mati mesin sandar di Pelabuhan Ketapang. Sebelumnya sekitar 19 orang penumpang dievakuasi. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – KMP Perkasa Prima 5 mengalami gangguan mesin saat melintas di perairan Selat Bali, Sabtu (29/8) sore. Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk hendak menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tersebut sempat terbawa arus ke arah selatan hingga mendekati perairan di belakang UPPKB Cekik, Gilimanuk.

Dari informasi, gangguan terjadi pada mesin induk bagian kiri ketika kapal berada di tengah perairan. Kondisi tersebut membuat kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran secara normal dan harus mendapatkan penanganan petugas.

Baca juga:  Buka Kembali Jalur Denpasar-Gilimanuk, Koster: Terima Kasih buat Netizen Pem-'bully'

KMP Perkasa Prima 5 yang dinakhodai Dadang Priantoni berangkat dari Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 15.50 WITA. Kapal kemudian mengalami masalah mesin sekitar pukul 16.20 WITA.

Saat mesin mengalami gangguan, kapal dalam kondisi mengapung dan terbawa arus laut ke arah selatan hingga berada di sekitar perairan belakang UPPKB Cekik. Berdasar data manifest, terdapat 19 orang penumpang kendaraan yang didominasi kendaraan logistik, terdiri atas lima unit pikap, tiga unit truk sedang, tujuh unit truk besar, serta empat unit tronton.

Baca juga:  Perbaikan Ruas Jalan Tista Kerambitan Rampung, Sore Ini Diupacarai Ulap Ambe

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, kepada wartawan membenarkan adanya gangguan mesin pada kapal tersebut. Sehingga dilakukan evakuasi seluruh penumpang guna memastikan keselamatan.

“Ada trouble mesin dari KMP Perkasa Prima 5 yang mengakibatkan harus melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang ke Pelabuhan Ketapang,” ujar Murdiasa.

Setelah menerima laporan, petugas SAR gabungan langsung melakukan upaya penyelamatan. Upaya penarikan kapal dilakukan pukul 17.30 WITA, dengan KMP Trimajaya 9 menuju Pelabuhan Ketapang. Namun, proses penggandengan kapal sempat mengalami kendala.

Baca juga:  Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik, Dewan Pers Sebut Oknum Wartawan Langgar KEJ

Sekitar pukul 17.50 WITA, tali gandeng antara kedua kapal terputus. Petugas kemudian memprioritaskan proses evakuasi penumpang.

Evakuasi berlangsung lancar, total 19 penumpang berhasil dipindahkan ke KMP Trimajaya 9 dan selanjutnya tiba di Dermaga Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 18.10 WITA dalam kondisi selamat.

Upaya penarikan kapal kembali dilakukan pada pukul 19.30 WITA. Dan akhirnya kapal berhasil sandar di Pelabuhan Ketapang pada Minggu dinihari, dan dilakukan bongkar muatan kapal. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN