Ilustrasi. (BP/Dokumen)

BANGLI, BALIPOST.com – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bangli berinisial PAMW (19) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi apartemen tempat tinggalnya di Jepang. PAMW meninggal hanya dua pekan setelah resmi bekerja di bidang pemotongan daging.

Berdasarkan informasi, perempuan itu diduga meninggal akibat ulah pati, Minggu (16/8). Peristiwa itu diketahui setelah korban tidak masuk kerja seperti biasanya.

Kabar duka tersebut telah diterima pihak keluarganya di Desa Landih, Bangli. Hingga kini, pihak keluarga belum bisa memastikan kapan jenazah akan dipulangkan ke Bali.

Baca juga:  Tabrakan Pesawat di Bandara Tokyo Sebabkan 5 Tewas

Proses kepulangan jenazahnya masih diurus Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang memberangkatkan korban.

Meninggalnya PAMW menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Kerabat korban KG mengaku tidak pernah membayangkan musibah ini.

PMI itu dikenal berkepribadian tenang dan tidak pernah mengeluhkan kendala pribadi maupun pekerjaan.

Sebelum ditemukan meninggal pada Minggu, PAMW diketahui masih sempat melakukan panggilan video (video call) dengan adiknya pada Sabtu (15/8) malam tanpa menunjukkan gelagat aneh.

Baca juga:  Ratusan Ribu Liter Terdistribusi, Air Bersih Masih Terus Dikirim ke Siakin

Bibi korban, NWN mengatakan korban rutin memang menelepon adik dan keluarga lainnya hampir setiap hari. “Setiap hari nelpon setelah pulang kerja,” ujarnya.

PAMW juga beberapa kali mengaku senang bekerja di Jepang. PAMW berangkat ke Jepang pada 1 Juli 2026. Sebelum mulai bekerja, almarhumah terlebih dahulu menjalani karantina selama satu bulan. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN