
BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Bagian Organisasi Setda akan melakukan penyaduran naskah lontar mulai tahun ini. Program tersebut bertujuan menjaga kelestarian sekaligus menambah koleksi bahan bacaan masyarakat di perpustakaan daerah.
Untuk melakukan penyaduran lontar, Bagian Organisasi bekerjasama dengan penyuluh bahasa Bali di Bangli. Kasubag Perpustakaan Bagian Organisasi Setda Bangli, I Wayan Suparman mengatakan pihaknya memilih penyuluh bahasa Bali karena mereka memiliki kemampuan dalam melakukan penyaduran. Tak hanya itu para penyuluh bahasa Bali juga sekaligus mengetahui keberadaan lontar di masyarakat karena sering melakukan kegiatan konservasi naskah lontar.
Adapun target awal penyaduran menyasar lontar milik pribadi di Desa Belancan, Kintamani, dengan batasan maksimal 100 lembar. Jika kuota tersebut belum terpenuhi, maka akan mencari tambahan naskah di lokasi lain. “Hasil sadurannya nanti akan kami jadikan koleksi perpustakaan,” ujarnya.
Untuk mempermudah pencarian dokumen asli, setiap hasil saduran tetap mencantumkan nama pemilik, lokasi penyimpanan, dan identitas penyadur.
Suparman berharap program ini kelak dapat dikembangkan ke arah digitalisasi dan alih aksara secara menyeluruh jika mendapat dukungan anggaran yang lebih memadai. Untuk kegiatan penyaduran tahun ini, dana yang disiapkan terbatas sekitar Rp 10 juta. (Dayu Swasrina/balipost)










