Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Karangasem yang bertugas pada saat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Tanah Aron, Karangasem akan diganjar apresiasi ratusan juta berkat kesuksesan menjalankan tugas.(BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Karangasem yang bertugas pada saat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Tanah Aron, Karangasem sukses menjalankan tugas dengan baik. Sebagai bentuk apresiasi kepada para Paskibra tersebut, Pemerintah Karangasem dalam hal ini Kesbangpol bakal “mengganjar” mereka dengan bonus ratusan juta rupiah.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karangasem I Ketut Indra Sutawan mengungkapkan, kalau pemberian yang apresiasi tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap 50 orang yang tergabung dalam Paskibra Karangasem yang telah sukses menjalankan tugas dengan baik. “Nominal uang apresiasinya sama dengan tahun lalu, yaitu Rp 6 juta per orang,” kata Sutawan, Jumat (21/8).

Baca juga:  Target Retribusi Pasar Belum Terpenuhi

Sutawan mengatakan, selama perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karangasem seluruh Paskibra tampil dengan luar biasa. Sehingga proses upacara berlangsung dengan baik dan lancar dari awal sampai akhir dan bendera merah putih berkibar dengan sempurna. Hal tersebut juga tidak lepas dari latihan yang dijalani oleh seluruh Paskibra sejak sebulan terkahir. Meskipun sempat ada satu orang yang mengundurkan diri, namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena sudah langsung dicarikan penggantinya.

Baca juga:  Gubernur Koster Apresiasi Donasi 50 unit Konsentrator Oksigen dari GoTo

“Seluruh Paskibra tersebut merupakan putra dan putri terbaik Karangasem yang dipilih berdasarkan hasil seleksi yang panjang mulai dari tingkat sekolah, Kecamatan hingga Kabupaten. Selama mengikuti pelatihan fisik dan mental mereka juga ditempa hingga akhirnya bisa tampil dengan sempurna,” katanya.

Dia menjelaskan, selain uang apresiasi, Paskibra Karangasem juga biasanya akan dapat study tour ke luar daerah seperti sebelum-sebelumnya. Namun terkait hal tersebut, masih harus menunggu anggaran di APBD perubahan yang saat ini sedang dibahas oleh tim TAPD. “Untuk study tour belum, tergantung anggaran di APBD perubahan. Mudah-mudahan dapat anggarannya untuk program tersebut,” jelas Sutawan. (Eka Parananda/balipost).

Baca juga:  Apresiasi Capaian "Bali Era Baru," Pj Gubernur Berkomitmen Turunkan Kemiskinan Ekstrem hingga Stunting

 

BAGIKAN