Suasana Pengayaan Khasanah dalam Wah Wuh Awig-awig Desa Adat Sukawati, pada Minggu (30/4). (BP/Dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  SIM Keliling di Bali 30 April 2026, Cek Lokasinya

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 3 Agustus 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Banyu Urug
Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.

Dauh Ayu
Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Baca juga:  Hari Ini Mengandung Sifat Boros, Berikut Ala Ayuning Dewasa 20 Maret 2026

Kala Beser
Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia.

Kala Caplokan
Baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan.

Kala Cepitan
Baik untuk membuat pancing, jebag/perangkap, dan alat yang berfungsi menjepit.

Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Ngamut
Baik untuk membuat pancing (kail) dan alat-alat penangkap ikan lainnya.

Baca juga:  Baik untuk Upacara Dewa Yadnya, Berikut Ala Ayuning Dewasa 1 Mei 2026

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN