Petani menanam padi di lahan pertanian wilayah Padangsambian Kaja, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Warga Ubud dan Tampaksiring Wajib Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 1 Agustus 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Bojog Munggah
Tidak baik untuk menanam padi, jagung.

Geni Rawana
Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.

Kala Dangastra
Baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).

Baca juga:  Hari Baik Menanam Padi, Berikut Ala Ayuning Dewasa 22 Agustus 2025

Kala Pati
Baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak. Tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya.

Kala Sarang
Mengandung sifat boros/terapas. Tidak baik untuk berbelanja

Kala Siyung
Tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas.

Kala Sudukan
Tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan.

Purwanin Dina
Tidak baik sebagai dewasa ayu.

Sri Murti
Baik untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri di lumbung. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Baik untuk Mulai Belajar, Berikut Ala Ayuning Dewasa 23 September 2025
BAGIKAN