Kadisdikpora Bali, Ida Bagus Wesnawa Punia melepas 4 orang talenta muda Bali yang mewakili Pulau Dewata dalam Pagelaran Paduan Suara dan Orkestra GBN Tahun 2026 tingkat nasional, Jumat (31/7). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Empat talenta muda dipastikan mewakili Pulau Dewata dalam Pagelaran Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN) Tahun 2026 tingkat nasional. Keempatnya akan bergabung dengan ratusan peserta dari berbagai daerah untuk tampil dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta.

Keempat peserta tersebut dilepas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Wesnawa Punia, di Ruang Rapat Kepala Disdikpora Provinsi Bali, Jumat (31/7). Dalam kegiatan tersebut, Kepala Disdikpora didampingi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga serta Ketua Tim Pemuda dan Olahraga Disdikpora Provinsi Bali.

Empat wakil Bali yang berhasil lolos ke tingkat nasional terdiri atas dua peserta perempuan dan dua laki-laki. Mereka adalah Sri Agung Wulandewi Putri Laksana, kelahiran Denpasar, 30 Juli 2007, dengan jenis suara sopran dan nilai 1.269; Adiel Mintarja, kelahiran Ampenan, 1 November 2003, dengan jenis suara alto dan nilai 1.221; A.A. Ngurah Bagus Adibrata Hanulup, kelahiran Denpasar, 6 Januari 2010, dengan jenis suara bass dan nilai 1.211; serta Nathan Shane Gunawan, kelahiran Surabaya, 30 Oktober 2007, dengan jenis suara tenor dan nilai 1.263.

Baca juga:  Hari Baik Menggelar Panca Yadnya, Berikut Ala Ayuning Dewasa 26 Agustus 2025

Kadisdikpora Bali, Ida Bagus Wesnawa Punia mengapresiasi atas keberhasilan keempat peserta tersebut. Ia memberikan motivasi agar para delegasi Bali terus menjaga semangat, menampilkan kemampuan terbaik, serta membawa nama baik Bali selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan GBN tingkat nasional.

“Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Bali. Tampilkan kemampuan terbaik dan tetap semangat. Jaga nama baik Provinsi Bali di tingkat nasional,” pesan Wesnawa Punia kepada para peserta.

Keikutsertaan dalam GBN tidak hanya menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan seni vokal, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Para peserta diharapkan mampu menjadi duta seni dan budaya Bali sekaligus menunjukkan kualitas generasi muda daerah di tingkat nasional.

Baca juga:  Terlibat 4 Kg Sabu, Segini Vonis Pria Hongkong

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bali, I Gusti Ngurah Made Sinar Darma Yasa, menjelaskan proses seleksi delegasi Bali telah dilaksanakan pada Senin (13/7) di Aula Disdikpora Provinsi Bali. Audisi tersebut diikuti 26 peserta yang merupakan perwakilan dari kabupaten/kota se-Bali.

“Untuk dewan juri terdiri dari satu orang juri pusat dan dua orang juri provinsi yang berasal dari Institut Seni Indonesia (ISI) Bali,” jelasnya saat dikonfirmasi Bali Post, Jumat (31/7) malam.

Dari proses audisi tersebut kemudian terpilih empat peserta yang dinilai memenuhi standar untuk mewakili Bali dalam seleksi dan pagelaran tingkat nasional. Seleksi melibatkan tim dari tingkat pusat dan dilakukan berdasarkan kualitas vokal serta karakter suara yang dibutuhkan dalam komposisi paduan suara nasional.

Pada tingkat nasional, Pagelaran Paduan Suara dan Orkestra GBN 2026 akan melibatkan 152 putra-putri daerah dari 48 provinsi. Pagelaran tersebut juga didukung 70 pemain orkestra.

Baca juga:  Ini Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Doa Kebangsaan hingga Merdeka Run

Sebelum tampil, dikatakan, seluruh peserta akan menjalani pelatihan secara luring selama 15 hari, mulai 3 hingga 18 Agustus 2026, di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat. Masa pelatihan menjadi tahap penting untuk menyatukan kemampuan vokal, musikalitas, disiplin, serta kekompakan seluruh delegasi dari berbagai daerah.

Puncak kegiatan GBN 2026 akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Jakarta. Keempat delegasi Bali akan bergabung dengan peserta dari berbagai provinsi dalam paduan suara nasional untuk mempersembahkan lagu-lagu kebangsaan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara.

Bagi Bali, keberhasilan meloloskan empat peserta dalam GBN 2026 menjadi gambaran bahwa potensi generasi muda di bidang seni vokal terus berkembang. Selain membawa kemampuan masing-masing, keempatnya juga membawa identitas Bali untuk tampil dalam panggung nasional dan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan Indonesia. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN