Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (23/7) bergerak melemah hampir menyentuh Rp18.000. Kurs turun 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp17.936 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.917 per dolar AS.

Research & Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Tiffani Safinia dilasir dari Kantor Berita Antara menyatakan pelemahan ini dipengaruhi kuatnya ekspektasi Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Baca juga:  Permintaan Dolar AS Meningkat, Rupiah Ditutup Melemah 114 Poin

“Pelemahan rupiah ke Rp17.936 per dolar AS terutama dipengaruhi sentimen global, yakni masih kuatnya dolar AS akibat ekspektasi Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama,” ungkapnya.

ICDX melaporkan bahwa pasar saat ini masih memperkirakan setidaknya terdapat satu kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun, sementara bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan depan sembari mencermati perkembangan inflasi dan kondisi ekonomi.

Baca juga:  Rilis Hasil SKDU BI Perkuat Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar

Kondisi ini dinilai mendorong aliran dana global tetap mengarah ke aset berbasis dolar sehingga menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Melihat dari sisi domestik, lanjutnya, keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate di 5,75 persen menunjukkan fokus menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.

“Namun, penguatan rupiah masih terbatas karena selisih suku bunga dengan AS belum cukup menarik arus modal asing, di tengah permintaan valas domestik yang masih tinggi,” kata Tiffani.

Baca juga:  Jutaan WP Sudah Lapor Pajak

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp17.919 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.909 per dolar AS. (kmb/balipost)

BAGIKAN