Wisatawan mancanegara (wisman) berjalan sambil melihat-lihat tempat makan yang ada di Pantai Sanur, Denpasar. (BP/eka)

JAKARTA, BALIPOST.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat kinerja positif sektor pariwisata sepanjang lima bulan pertama 2026. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 6,07 juta kunjungan pada periode Januari-Mei tahun ini.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kunjungan tumbuh sebesar 7,68 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia tetap terjaga meski di tengah dinamika geopolitik global.

Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan asing menjadi sinyal bahwa daya tarik destinasi wisata Indonesia tetap kuat.

Baca juga:  Bali Sebentar Lagi Bakal Dihebohkan Pitik Kite Festival 2017

“Ini menunjukkan momentum perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global,” kata Widiyanti dalam jumpa pers, Rabu (15/7), dilansir dari Kantor Berita Antara.

Selain kunjungan wisman, aktivitas wisata domestik juga mencatat pertumbuhan. Pada Mei 2026, perjalanan wisata nusantara meningkat 8,69 persen secara tahunan (year-on-year). Hal ini mencerminkan kuatnya permintaan dari wisatawan domestik yang menjadi penopang utama sektor pariwisata nasional.

Baca juga:  Hari Kedua di Yogyakarta, Obama ke Puncak Becici Dlingo

Secara kumulatif, perjalanan wisata nusantara selama Januari-Mei 2026 mencapai 523,22 juta perjalanan. Meningkat 2,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi mobilitas wisatawan, Indonesia juga masih mencatat surplus kunjungan wisatawan mancanegara dibandingkan jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

“Pada Mei 2026 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara lebih tinggi dibandingkan jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Meningkat 15,48 persen,” ujar Widiyanti.

Secara kumulatif pada Januari-Mei 2026, surplus perjalanan wisata nasional terhadap perjalanan ke luar negeri mencapai 2,37 juta perjalanan, atau tumbuh 32,49 persen dibandingkan periode yang sama 2025.

Baca juga:  Misi Kebudayaan Wonderful Indonesia Unjuk Gigi di Taman Bali Marzhan Berlin

Widiyanti menilai capaian tersebut memperlihatkan semakin besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap penerimaan devisa negara.

Ke depan, Kemenpar akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui peningkatan kualitas destinasi wisata, penguatan promosi, serta berbagai program untuk mendorong permintaan wisata.

“Sehingga, sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Widiyanti. (kmb/balipost)

BAGIKAN