Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Polres Jembrana bersama Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Jembrana menyerahkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Senin (22/6).

Program sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Penyerahan bedah rumah dilakukan Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati bersama jajaran Polres Jembrana, unsur TNI, pemerintah desa, serta pengurus Gapensi Kabupaten Jembrana.

Baca juga:  Air Sungai Kembali Meluap di Kusamba, BPBD Turunkan Perahu Karet

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan bantuan bedah rumah tersebut berasal dari Gapensi Kabupaten Jembrana yang penyalurannya difasilitasi oleh Polres Jembrana.

“Bantuan ini dari Gapensi yang dijembatani oleh Polres Jembrana. Banyak masyarakat yang peduli dan ingin membantu sesama. Kami berupaya membantu menyalurkan bantuan agar bisa diterima warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah terwujud apabila pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya saling mendukung serta bergotong royong.

Baca juga:  Kerangka Manusia di Hutan TNBB, Diduga Korban Gantung Diri

“Kondisi masyarakat akan lebih baik jika pemerintah, masyarakat, dan semua pihak bisa saling membantu dan bergotong royong,” katanya.

Sementara itu, penerima bantuan, I Kadek Adnyana Wirawan, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku rumah yang sebelumnya kurang layak kini menjadi lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

“Rumah kami sekarang menjadi lebih layak huni dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” ungkapnya.

Baca juga:  Pendaftaran PPK di Jembrana Berakhir, Pelamar Perempuan 43 Persen

Pada kesempatan tersebut, Bhayangkari Cabang Jembrana juga menyerahkan bingkisan kepada keluarga penerima bantuan. Kegiatan berlangsung lancar dan dihadiri puluhan undangan dari berbagai instansi serta warga setempat. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN