Petugas mengevakuasi seekor penyu jenis Lekang yang ditemukan warga di aliran irigasi Subak Umadewa, Jalan Kurusetra, Banjar Gelgel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Senin (15/6). (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Jajaran Polsek Blahbatuh bersama Satpolairud Polres Gianyar menyelamatkan seekor penyu jenis Lekang yang ditemukan warga di aliran irigasi Subak Umadewa, Jalan Kurusetra, Banjar Gelgel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Senin (15/6).

​Peristiwa penemuan penyu langka ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat, I Wayan Eka, sekitar pukul 06.00 WITA. Saat hendak mandi di aliran irigasi (telabah), ia terkejut melihat seekor penyu besar berada di dalam saluran air tersebut.

​Menyadari satwa tersebut merupakan hewan yang tidak lazim berada di lingkungan irigasi dan berstatus dilindungi, Wayan Eka segera melaporkannya kepada Bendesa Adat Keramas, I Ketut Puja Waisnawa. Laporan tersebut kemudian langsung diteruskan ke Mapolsek Blahbatuh untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga:  Toko Ban Bekas di Batubulan Terbakar

​Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket fungsi Polsek Blahbatuh yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Nyoman Balik Suparta, bersama personel Sat Polairud Polres Gianyar yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud AKP I Gede Budarasa, bergegas menuju lokasi kejadian.

​Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal terhadap kondisi penyu. Untuk menjamin keselamatan dan kesehatannya, penyu Lekang tersebut langsung dievakuasi menuju Penangkaran Penyu Saba Asri di Banjar Saba, Desa Saba, agar mendapatkan perawatan intensif dari para relawan konservasi.

Baca juga:  Astra Motor Bali Bagikan 200 Paket Sembako ke Driver Ojol

​Selain mengevakuasi satwa, petugas di lapangan juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Berdasarkan penelusuran awal, tidak ada indikasi warga sekitar yang memelihara satwa tersebut, sehingga diduga kuat penyu itu terbawa arus atau berasal dari luar wilayah setempat.

​Saat ini, penanganan lebih lanjut telah diserahkan kepada Sat Polairud Polres Gianyar yang intens berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna menentukan langkah konservasi selanjutnya.

​Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga yang tanggap dan peduli terhadap kelestarian satwa liar.

Baca juga:  Langganan Banjir, Dewan Usulkan Normalisasi Sungai Sebual

​”Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan penyu ini. Respons cepat yang kami berikan adalah bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan satwa yang dilindungi undang-undang,” ujarnya.

​Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan satwa langka atau dilindungi di lingkungan sekitar mereka. Hal ini penting agar satwa tersebut dapat dievakuasi dan ditangani secara tepat, aman, dan sesuai prosedur konservasi. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN