
GIANYAR, BALIPOST.com – Warga Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, digegerkan oleh peristiwa kecelakaan tunggal, Jumat (5/6) pagi.
Seorang pria berinisial IMS (53) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Kijang Innova yang dikemudikannya setelah oleng dan menabrak pohon kamboja di pinggir jalan.
Korban diketahui berprofesi sebagai pemandu wisata dan merupakan warga Banjar Lebih Beten Klod, Desa Lebih, Gianyar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA. Mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi DK 1051 KD yang dikendarai korban terpantau melaju perlahan dari arah selatan menuju ke utara.
Namun, saat melintas di depan Bale Banjar Lebih Duur Kaja, kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak tidak terkendali dan oleng ke kanan, hingga akhirnya terhenti setelah menabrak sebuah pohon kamboja di tepi jalan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera mendekati mobil untuk memberikan pertolongan.
Saat diperiksa, korban sudah dalam posisi tidak bergerak dan tidak sadarkan diri di kursi pengemudi. Warga pun langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Gianyar.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Gianyar yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., bersama Unit Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Gianyar serta petugas medis langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat petugas melakukan pemeriksaan awal di TKP, korban memang sudah dalam keadaan meninggal dunia.
”Kami menangani kejadian di jalan umum Lebih yang melibatkan pengemudi kendaraan roda empat Kijang Innova. Setelah dilakukan pengecekan bersama tim medis, ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih intensif,” ujarnya.
Setelah proses olah TKP dan identifikasi awal selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RSUD Sanjiwani Gianyar guna menjalani pemeriksaan medis lanjutan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Petugas tengah menunggu hasil pemeriksaan visum dari tim medis untuk mengetahui apakah korban mengalami serangan kesehatan mendadak saat berkendara atau ada faktor penyebab lainnya. (Wirnaya/balipost)










