
BANGLI, BALIPOST.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bangli memastikan SDN 5 Batur, Kintamani, tetap akan membuka penerimaan murid baru pada tahun ajaran ini. Kepastian itu disampaikan di tengah adanya rencana regrouping (penggabungan) sekolah tersebut dengan SDN 1 Batur.
“Masih menerima (siswa baru),” kata Kepala Disdikpora Bangli, Komang Pariartha, Jumat (29/5).
Menurutnya tidak ada masalah ketika SDN 5 Batur tetap menerima siswa baru pada penerimaan murid baru tahun ini. Walaupun rencana regrouping sedang dibahas. Kata Pariartha, kalau nantinya regrouping jadi terealisasi, maka siswa dari salah satu sekolah tinggal dipindahkan ke sekolah lain. “Tinggal dipindahkan saja siswanya kalau jadi diregrouping,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, dua SD di Desa Batur, Kintamani yakni SDN 1 Batur dan SDN 5 Batur rencananya akan digabung atau diregrouping. Langkah itu diambil menyusul merosotnya jumlah siswa di SDN 5 Batur serta adanya rencana pembangunan sentral parkir oleh Pemerintah Provinsi Bali di lokasi tersebut.
Kepala SDN 5 Batur, I Wayan Karwasa dalam wawancara belum lama ini menyatakan dukungannya terhadap rencana regrouping tersebut. Ia mengakui sekolahnya sulit bersaing dengan sekolah lain karena minimnya kepercayaan orang tua dan kurangnya tenaga pengajar. “Jumlah guru yang minim otomatis membuat minat masyarakat menyekolahkan anak di SDN 5 semakin kecil,” ujarnya.
Saat ini jumlah siswa di sekolahnya hanya 30 orang. Sementara tenaga guru yang ada hanya 5 orang. Kondisi ini bertolak belakang dengan SDN 1 yang memiliki jumlah siswa ratusan. (Dayu Swasrina/balipost)










