Para siswa menyiapkan buku pelajaran sambil menunggu pembelajaran mulai di salah satu SD di Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 26 Mei 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Tengah Amankan KTT G20, Kapolri Rayakan HUT ke-77 Brimob di Command Center ITDC

Dadig Krana
Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), bersenggama.

Dina Carik
Tidak baik dipakai dewasa.

Dirgahayu
Baik untuk mulai belajar.

Geheng Manyinget
Tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak gangguan.

Geni Murub
Baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api seperti membakar bata mentah, genteng, dan lain-lain. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.

Baca juga:  Obama Kunjungi Pura Tirta Empul Tampaksiring Bali

Gni Rawana Jejepan
Baik untuk mulai pekerjaan yang menggunakan api seperti membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, membuat senjata tajam (pande besi). Tidak baik mengatapi rumah, melaspas, dan bercocok tanam.

Kala Luang
Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.

Kala Sudukan
Tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan.

Kala Suwung
Tidak baik untuk dewasa ayu, berkunjung.

Kala Tampak
Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Baca juga:  Baik untuk Menangkap Ikan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 27 Desember 2025

Kala Upa
Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan).

Macekan Agung
Untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tumbak, senjata pengider-ider, dll.

Pamacekan
Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

Rangda Tiga
Tidak baik melakukan upacara pawiwahan.

Sampi Gumarang Munggah
Tidak baik menanam padi dan jagung. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN