
DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.
Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.
Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 16 Juli 2026 dikutip dari kalenderbali.org.
Amerta Danta
Baik untuk melakukan tapa, brata, yoga, semadi, penyucian diri, segala pekerjaan.
Babi Munggah
Tidak baik untuk bercocok tanam.
Banyu Urug
Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.
Dina Jaya
Baik untuk belajar menari atau pengetahuan yang lain dan mengandung unsur keunggulan.
Dina Mandi
Baik untuk upacara penyucian diri, memberikan petuah-petuah, membuat jimat.
Geni Rawana
Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.
Kala Katemu
Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mengadakan pertemuan.
Naga Naut
Tidak baik untuk dewasa ayu.
Rangda Tiga
Tidak baik melakukan upacara pawiwahan.
Tutur Mandi
Baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib, memberikan petuah/nasihat. (Sumarthana/balipost)









