Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) Pusat bersama PB AI Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu, (20/5). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pulau Bali kembali dipercaya menjadi panggung olahraga internasional. Pada Juni 2026, Pulau Dewata akan menjadi tuan rumah dua ajang bergengsi renang perairan terbuka dunia yang diprediksi menghadirkan ratusan atlet dari 17 negara.

Dua kompetisi internasional tersebut yakni Open Water Swimming Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026 akan berlangsung pada 13-15 Juni 2026 di kawasan Pantai Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan setelah jajaran Pengurus Besar Akuatik Indonesia bersama PB Akuatik Indonesia Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Wayan Koster di Kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Baca juga:  Mobil Tabrak Pohon di By-pass Ngurah Rai Viral, Ini Kronologinya

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, mengungkapkan bahwa Gubernur Bali memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event internasional tersebut.
“Beliau sangat mendukung kejuaraan ini dan berpesan agar momentum ini dimanfaatkan untuk meningkatkan sport tourism di Bali,” ujar Harlin, dilansir dari Kantor Berita Antara, Sabtu (23/5).

Ajang ini diperkirakan diikuti peserta dari lebih dari 17 negara dengan total kehadiran mencapai 300 hingga 400 atlet, belum termasuk ofisial dan keluarga peserta yang turut datang ke Bali.

Besarnya partisipasi internasional dinilai menjadi peluang emas untuk memperkuat sektor pariwisata Bali sekaligus memperkenalkan budaya lokal ke mata dunia. Panitia pun telah menyiapkan berbagai atraksi budaya khas Bali selama kejuaraan berlangsung.

Baca juga:  Dua Sektor Ini, Penyumbang Ekspor di Jembrana

Selain pertandingan olahraga, pengunjung dan peserta juga akan disuguhkan pertunjukan seni tradisional Bali serta area khusus bagi pelaku UMKM lokal untuk menjual kerajinan dan oleh-oleh khas Pulau Dewata.

“Selain olahraga, nanti akan ada kesenian khas Bali dan kami berharap para peserta juga bisa menikmati wisata sekaligus berbelanja produk lokal Bali,” tambah Harlin.

Ketua PB Akuatik Indonesia Provinsi Bali, Komang Takuaki Banuartha, mengatakan pihaknya juga akan mengajak para peserta menikmati destinasi wisata unggulan, kuliner, hingga keindahan alam Bali selama berada di Pulau Dewata.

Baca juga:  Karena Ini, Proyek Pelebaran Simpang Jimbaran Terhambat

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi salah satu event terbesar yang pernah digelar karena daya tarik Bali mampu mengundang minat peserta dari berbagai negara, termasuk Australia dan warga asing yang tinggal di Bali.

“Ini sebuah kehormatan bagi Bali dan Indonesia karena Asian Akuatik memberikan kepercayaan penuh kepada kita sebagai tuan rumah,” kata Takuaki.

Ia juga menyebut kejuaraan Asian Open Water Swimming Championships terakhir kali digelar di Bali pada 2008, sehingga event tahun ini menjadi momentum besar untuk menghidupkan kembali olahraga akuatik internasional di Pulau Dewata. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN