
MANGUPURA BALIPOST.com – Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) merelokasi kantor layanan konsuler di Bali yang awalnya di Denpasar menjadi di Jimbaran, Kabupaten Badung.
Dilansir dari Kantor Berita Antara, pemindahan lokasi kantor ini dilakuka guna memperkuat kemitraan komprehensif dengan pemerintah Indonesia, termasuk soal pariwisata.
“Kantor baru ini secara fisik mewakili komitmen menumbuhkan kemitraan lebih lanjut dan menjadi bagian kemitraan strategis komprehensif RI-AS,” kata Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS Peter M Haymond di sela pembukaan kantor konsuler di Jimbaran, Badung, Rabu (25/2).
Relokasi kantor konsuler itu diharapkan memperluas kapasitas layanan kepada warga negara Amerika Serikat khususnya wisatawan asal negeri itu yang sedang berlibur di Bali.
Mantan Duta Besar AS untuk Laos itu menambahkan Bali menjadi salah satu destinasi liburan terkenal warga Amerika karena tertarik dengan keindahan alam, budaya serta tradisi yang kaya.
Diplomat senior itu mengestimasi pada 2025, belanja turis asal AS di Bali mencapai lebih dari 330 juta dolar AS atau sekitar Rp5,54 triliun (asumsi 1 dolar AS sebesar Rp16.800).
“Ini membantu menumbuhkan lapangan kerja dan memberi kesejahteraan kepada masyarakat dan meningkatkan hubungan lebih erat masyarakat Bali, Indonesia dan Amerika Serikat,” ucapnya.
Sebagian besar turis AS itu kembali pulang ke negaranya membawa pengalaman dari Bali.
Namun, tanpa menyebutkan rincian jumlah, turis AS juga ada yang tersandung permasalahan misalnya paspor hilang, sakit, kematian, hingga tersangkut persoalan hukum.
Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah di Bali dan otoritas terkait di antarannya Polri, TNI, Imigrasi, Kantor SAR, rumah sakit dan masyarakat setempat yang memberikan bantuan kepada warganya yang mengalami permasalahan.
Senada dengan Peter, Gubernur Bali Wayan Koster yang hadir dalam pembukaan konsuler tersebut menilai fasilitas baru itu menjadi wujud nyata penguatan hubungan persahabatan dan kerja sama dua negara.
“Saya yakin kantor ini akan menopang fungsi pelayanan warga Amerika di Bali dan mempermudah kerja sama, kolaborasi Pemprov Bali dengan konsul Amerika Serikat di Bali,” ucap Koster.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, jumlah wisatawan asal AS di Bali pada 2025 mencapai 274 ribu orang, duduk di posisi ketujuh untuk tingkat kunjungan wisatawan asing.
Jumlah itu naik 4,88 persen dibandingkan realisasi 2024 mencapai 261 ribu orang.
Selain dihadiri Gubernur Bali, pembukaan kantor konsuler AS baru itu juga dihadiri Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya, Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar Nyoman Sidakarya, serta sejumlah perwakilan konsul jenderal dan konsul kehormatan negara sahabat yang ada di Bali. (kmb/balipost)










