Suasana di Simpang Sedap Malam-Hang Tuah, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali akan melakukan uji coba manajemen dan rekayasa lalu lintas di kawasan Sanur. (BP/ara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Jumat (22/5) sejumlah peristiwa terjadi. Dari Dishub Bali uji coba rekayasa lalin di Sanur hingga konservasi jalak Bali di Pejeng menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.

Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya.

Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:

1. Dishub Bali Uji Coba Rekayasa Lalin di Sanur, Sejumlah Ruas Jalan Ini Alami Perubahan Arus

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali akan melakukan uji coba manajemen dan rekayasa lalu lintas di kawasan Sanur, tepatnya di Simpang Jalan Hang Tuah–Jalan Danau Beratan serta Simpang Jalan Hang Tuah–Jalan Sedap Malam. Uji coba tersebut berlangsung mulai 2 Juni hingga 15 Juni 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta mengatakan rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kelancaran arus kendaraan sekaligus mengurangi potensi kemacetan di kawasan Sanur yang selama ini menjadi salah satu titik padat lalu lintas di Kota Denpasar.

Baca juga:  Biaya Hidup Puluhan Mahasiswa Palu di Yogyakarta Dibantu Berlico Farma

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/05/22/552335/Dishub-Bali-Uji-Coba-Rekayasa…html

2. Cek Prakiraan Cuaca Bali Pada 22 Mei 2026

DENPASAR, BALIPOST.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Bali pada Jumat (22/5) adalah berawan dengan potensi hujan. Suhu tertinggi pada hari ini mencapai 33 derajat celcius.

Dalam peringatan dini hujan 3 harian yang diunggah di instagram BMKG Bali, pada Jumat (22/5) pukul 08.00 WITA hingga Sabtu (23/5) pukul 08.00 WITA tidak ada kabupaten/kota yang memperoleh peringatan level waspada hingga awas dengan kategori hujan sedang hingga ekstrem.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/05/22/552325/Cek-Prakiraan-Cuaca-Bali-Pada…html

3. Pansus TRAP Diingatkan Jaga Prosedur, Disel Astawa: Jangan Segel KEK Kura-Kura Bali Sembarangan

DENPASAR, BALIPOST.com – Wakil Ketua I DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa, mengingatkan Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali agar tetap mengedepankan mekanisme kelembagaan dalam pembahasan dugaan pelanggaran di kawasan KEK Kura-Kura Bali yang dikembangkan PT Bali Turtle Island Development (BTID). Ia menilai rekomendasi pemasangan Pol PP Line oleh Satpol PP Bali tidak bisa diputuskan sepihak oleh Pansus TRAP tanpa koordinasi dengan pimpinan DPRD Bali.

Baca juga:  Jelang Nataru, Belasan Ribu Angkutan Sewa Khusus Beroperasi di Bali Diminta Patuhi Aturan

Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, langkah Pansus seharusnya lebih dulu dibahas melalui mekanisme internal DPRD sebelum diumumkan sebagai rekomendasi resmi lembaga.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/05/22/552420/Pansus-TRAP-Diin…Jaga-Prosedur,…html

4. Paceklik Juara Cristiano Ronaldo Berakhir, Antar Al-Nassr Juara Liga Arab Saudi 2025/26

JAKARTA, BALIPOST.com – Paceklik juara Cristiano Ronaldo berakhir. Ronaldo bak mesin gol saat membawa Al-Nassr menjuarai Liga Arab Saudi 2025/26.
Sang megabintang mencetak dua gol dalam kemenangan meyakinkan 4-1 atas Damac pada laga pekan terakhir di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (22/5) dini hari WIB.

Baca juga:  20 Hari Berturut-turut Bali Laporkan Korban Jiwa COVID-19!! Kasus Baru Juga Tetap di Atas 100 Orang

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/05/22/552340/Paceklik-Juara-Cristiano-Ronaldo-Berakhir,…html

5. Desa Pejeng Perkuat Konservasi Jalak Bali Berbasis Adat

GIANYAR, BALIPOST.com – Pelepasliaran jalak Bali atau curik Bali terus meluas. Pada Jumat (22/5), pelepasliaran dilaksanakan di sejumlah lokasi di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring. Program yang diinisiasi Komunitas Pelestari Curik Bali di Pejeng bersama Friends of Nature, People and Forest (FNPF) dan ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat ini bertujuan melindungi sekaligus melestarikan curik Bali sebagai salah satu satwa langka di dunia.

Project Manager FNPF, drh. I Made Sugiarta mengatakan, ada empat pasang atau delapan ekor curik Bali yang dilepasliarkan di Pejeng. Pelepasan masing-masing sepasang dilakukan di empat titik penempatan kandang yaitu Pura Dalem Tengaling, Puri Agung Somanegara Pejeng, Pura Pusering Jagat, dan Kebun Mai Organic. “Totalnya sebenarnya lima pasang, tetapi setelah penilaian akhir, hanya empat pasang yang bisa dilepasliarkan,” ujarnya.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/05/22/552465/Desa-Pejeng-Perkuat-Konservasi-Jalak…html

BAGIKAN