Pemain bola Bayern Munchen Harry Kane mengangkat trofi saat merayakan keberhasilan menjuarai Bundesliga usai bertanding melawan FC Koln di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Sabtu (16/5). Bayern Munchen menang telak atas FC Koln dengan skor akhir 5-1, sekaligus memantapkan posisi tim berjuluk Die Roten tersebut sebagai juara Bundesliga dengan perolehan poin 89. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Partai puncak Piala Jerman 2025/2026 dipastikan berlangsung panas saat Bayern Munich menghadapi VfB Stuttgart di Stadion Olympiastadion, Berlin, Minggu (24/5) pukul 01.00 WIB.

Laga final ini menjadi kesempatan emas bagi Bayern Munich untuk menutup musim dengan raihan dua gelar setelah sukses menjuarai Liga Jerman musim ini. Trofi DFB Pokal juga diyakini bakal menjadi pelipur lara usai langkah mereka di Liga Champions terhenti di tangan Paris Saint-Germain, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Kodrat Bali Siapkan Petarung Putri dan Seni Gerak

Ambisi Bayern semakin besar karena kemenangan akan memperkokoh status mereka sebagai klub tersukses di ajang Piala Jerman dengan koleksi 21 trofi. Pengalaman dan tradisi kuat di partai final menjadi modal penting skuad Bavaria tersebut.

Namun, VfB Stuttgart datang bukan sekadar pelengkap. Klub berjuluk Die Roten itu bertekad mempertahankan gelar juara yang mereka raih musim lalu setelah menundukkan Arminia Bielefeld dengan skor 4-2 di final.

Baca juga:  Bayern Muenchen Tancap Gas ke Semifinal Piala Jerman

Jika mampu kembali berjaya, Stuttgart akan mengoleksi lima trofi Piala Jerman setelah sebelumnya menjadi juara pada 1954, 1958, 1997, dan 2025. Motivasi besar untuk mempertahankan mahkota dipastikan membuat laga berjalan sengit sejak menit awal.

Secara sejarah pertemuan di final Piala Jerman, Bayern Munich masih unggul. Dari dua pertemuan sebelumnya pada edisi 1986 dan 2013, Bayern selalu keluar sebagai pemenang. Kini, Stuttgart berpeluang membalas dominasi tersebut sekaligus menciptakan sejarah baru.

Baca juga:  Inggris Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Sejumlah Nama Besar Absen

Final ini diprediksi menjadi duel penuh gengsi antara raksasa Bundesliga dan sang juara bertahan, dengan kedua tim sama-sama mengusung misi menutup musim lewat trofi bergengsi. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN