Pantai Kuta dilanda abrasi dan banyak pedagang yang memenuhi pesisir pantai, sehingga menganggu kenyamanan pengunjung.(BP/Dokumen)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kuta tak hanya menghadapi penurunan kunjungan wisatawan, tetapi juga tekanan serius dari kemacetan dan abrasi pantai. Pemerintah Kabupaten Badung bergerak cepat menyiapkan langkah konkret untuk memulihkan denyut pariwisata kawasan andalan Bali tersebut.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mulai memetakan, langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan kawasan Kuta sebagai destinasi wisata internasional. Salah satu persoalan utama yang menjadi sorotan adalah kemacetan lalu lintas yang dinilai berdampak langsung terhadap menurunnya minat wisatawan berkunjung.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemkab Badung pun merancang solusi jangka pendek dan panjang. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi kendaraan yang selama ini parkir di bahu jalan dan memperparah kepadatan arus lalu lintas di kawasan Kuta.

Baca juga:  Denfest ke-17 Siap Digelar, Simak Pengalihan Arus Lalinnya Biar Gak Kejebak Macet

Menurutnya, Kuta sebagai daerah destinasi wisata internasional saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya persoalan kemacetan yang dinilai turut mempengaruhi menurunnya kunjungan wisatawan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Badung berencana melakukan pembelian lahan parkir guna mengurangi kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Salah satunya persoalan kemacetan yang turut mempengaruhi menurunnya kunjungan wisatawan. Untuk mengatasi permasalahan itu, kami berencana melakukan pembelian lahan parkir guna mengurangi kendaraan yang parkir di bahu jalan,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada persoalan lalu lintas, Pemkab Badung juga memberi perhatian serius terhadap kondisi lingkungan pesisir, khususnya abrasi yang terjadi di Pantai Kuta. Abrasi dinilai dapat mengancam daya tarik wisata sekaligus keberlanjutan kawasan pesisir. Sebagai langkah antisipatif, pemerintah daerah akan segera melakukan penanganan abrasi secara menyeluruh.

Baca juga:  Dukung Pemberdayaan Perempuan demi Kesetaraan Gender, Konjen Australia Gelar Webinar Hybrid

Selain itu, Pemkab Badung juga merancang pembangunan jogging track yang akan membentang dari pesisir Kuta hingga pesisir Canggu. Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan wisatawan.

“Kami akan segera melakukan penanganan abrasi serta merencanakan pembangunan jogging track yang membentang dari pesisir Kuta hingga pesisir Canggu,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah. Dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata di Kuta.

Baca juga:  Komunitas dan Konsulat Kehormatan Ukraina Bali Ajak Puluhan Anak Panti Liburan

“Dengan berbagai upaya tersebut, saya yakin Kuta dapat kembali bangkit seperti dahulu. Saya juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan guna mendukung pemulihan indeks pariwisata di wilayah Kuta dan sekitarnya,” katanya.

Langkah terpadu antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan Bupati Adi Arnawa mampu mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali yang nyaman, tertata, dan berdaya saing global. (Parwata/balipost)

BAGIKAN