Kondisi jalan yang menghubungkan Banjar Penatahan dan Banjar Juwuk Bali di Desa Susut. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Jalan penghubung Banjar Penatahan dan Banjar Juwuk Bali, Desa Susut yang putus total, mulai diperbaiki. Proyek perbaikan jalan tersebut ditargetkan rampung dalam 90 hari.

Kabid Bina Marga Dinas PUPRPerkim Bangli I Ketut Susila, Kamis (14/5), mengatakan bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor, CV Kalembo Ade Mautama dengan nilai kontrak Rp 1,7 miliar. Konstruksi yang dibangun meliputi pembuatan Dinding Penahan Tanah (DPT) dan pemasangan box culvert. “Sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.

Baca juga:  Kembali, Beredar Foto Bule Pose Telanjang di Pohon Kayu Putih

Susila berharap proyek ini berjalan lancar agar akses transportasi warga segera kembali normal. “Astungkara bisa selesai cepat. Kami sudah tekankan kepada pihak rekanan agar tetap mengutamakan kualitas pengerjaan,” pungkasnya.

Sebagaimana yang diketahui jalan yang menghubungkan Banjar Penatahan dan Banjar Juwuk Bali di Desa Susut tersebut jebol sejak akhir tahun 2025 lalu. Kerusakannya terus bertambah parah akibat diguyur hujan. Jalan yang sebelumnya hanya jebol sebagian, akhirnya putus total. Seluruh aspal ambrol ke jurang.

Baca juga:  Tender Rampung, Perbaikan Jalan Putus Penatahan- Juwuk Bali Dimulai Bulan Depan

Kepala Dusun Juwuk Bali Wayan Yudiana dikonfirmasi belum lama ini mengungkapkan putusnya jalan tersebut berdampak terhadap aktifitas harian masyarakat di kedua Banjar. Yudana mengatakan warga harus memutar jauh melewati jalan alternatif ke wilayah Sala, Desa Abuan.

“Dampaknya terutama pada anak-anak yang sekolah ke SD 3 Penatahan. Demikian juga warga Penatahan yang sawahnya ada di Juwuk Bali jadi harus memutar lebih jauh,” ujarnya.

Baca juga:  Hampir Setahun Akses Jalan di Desa Belancan Putus

Pihaknya berharap jalan putus tersebut bisa segera mendapat penanganan dari pemerintah. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN