
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Kamis (7/5) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari APBD Bali terbatas, percepatan infrastruktur dialokasikan APBN hingga DKP Bali bidik titik baru retribusi ”snorkeling” di Buleleng dan Karangasem.
1. APBD Bali Terbatas, Percepatan Infrastruktur Dialokasikan APBN
Denpasar (Bali Post) –
Keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali menjadi tantangan utama dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya sektor infrastruktur.
Karena itu, Bali memilih aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna mendatangkan dukungan anggaran melalui APBN.
2. Sekda Dewa Made Indra Tepis Isu Jadi Komisaris PT BTID
Denpasar (Bali Post) –
Isu yang menyebut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, akan menjabat sebagai komisaris di PT Bali Turtle Island Development (BTID) usai pensiun, dibantah tegas yang bersangkutan.
Kabar tersebut sebelumnya ramai dikaitkan dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Pulau Serangan yang tengah menjadi sorotan Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali.
3. Pengunjung PKB 2026 Dilarang Bawa Makanan dari Luar Kawasan
Denpasar (Bali Post) –
Menjelang pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, pengelola Taman Budaya Art Centre Denpasar mulai mematangkan berbagai persiapan.
Untuk menekan volume sampah di Kawasan Taman budaya, pada PKB 2026 pengunjung dilarang membawa makanan dari luar kawasan.
Penataan area kuliner kini sedang dilakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi pengunjung.
4. Dinas PUPRKIM Bali Genjot Infrastruktur Terintegrasi dan Penanganan Sampah
Denpasar (Bali Post) –
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali mencatat capaian kinerja positif pada Triwulan I tahun 2026.
Dengan penguatan anggaran dan percepatan program lintas sektor, pembangunan infrastruktur diarahkan lebih terintegrasi, sekaligus menjawab isu krusial seperti sampah, banjir, dan konektivitas wilayah.
Kepala Dinas PUPRKIM Bali, Nusakti Yasa Wedha, mengungkapkan bahwa pada awal tahun 2026 terjadi dinamika positif pada postur anggaran.
Pagu yang semula Rp829 miliar meningkat menjadi Rp888 miliar.
5. DKP Bali Bidik Titik Baru Retribusi ”Snorkeling” di Buleleng dan Karangasem
Denpasar (Bali Post) –
Pemerintah Provinsi Bali mulai menggeser pendekatan pengelolaan wisata bahari dengan memperluas penarikan retribusi snorkeling ke sejumlah titik baru.
Ini dilakukan bukan semata mengejar pendapatan, tetapi memperkuat perlindungan kawasan laut yang selama ini tertekan aktivitas wisata. (*)










