Petugas saat melakukan evaluasi sopir truk yang meninggal. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Seorang sopir asal Jawa Barat ditemukan meninggal dunia saat menunggu perbaikan truk di wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Jumat (17/4) siang. Korban diketahui sempat beristirahat di emperan warung tempat pembuatan sanggah beton sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban diketahui bernama Ade Rahmat (60), sopir asal Dusun Kaliaren, Desa Pasirmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.30 Wita dan dilaporkan ke Polsek Kerambitan sekitar pukul 13.40 Wita.

Sebelumnya, pada Kamis (16/4), korban bertemu dengan seorang sopir truk bernama Sahabuddin di kawasan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng. Keduanya telah saling mengenal sekitar satu tahun. Saat itu korban meminta izin menumpang truk yang dikemudikan saksi menuju arah Gianyar karena hendak bekerja di wilayah Klungkung.

Baca juga:  Penggilingan Padi Keluhkan Sulit Solar

Setibanya di wilayah Desa Samsam pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wita, truk tronton DK 8403 LM yang dikemudikan saksi mengalami kerusakan berupa patah baut pada roda belakang kiri bagian depan. Kendaraan kemudian diparkir di tepi jalan sambil menunggu mekanik bengkel datang. Sambil menunggu proses perbaikan, korban dan sopir sempat makan di sekitar lokasi.

Usai makan, sopir beristirahat di dalam kendaraan, sementara korban duduk di kursi kayu di warung pembuatan sanggah beton milik warga sambil bermain telepon genggam.

Baca juga:  Sambut HAPUA-JEPIC Symposium 2022, PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Sekitar pukul 13.30 Wita, korban ditemukan dalam posisi terlentang di emperan warung. Saat dibangunkan oleh saksi dan pemilik warung, korban tidak memberikan respons. Saksi kemudian memeriksa denyut nadi korban, namun tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Kerambitan.

Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Gusti Made Beratha membenarkan adanya penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Desa Samsam. “Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan seorang laki-laki yang ditemukan tidak bernyawa di lokasi tempat pembuatan sanggah beton di wilayah Kerambitan. Petugas dari Polsek Kerambitan bersama tim Reskrim dan Identifikasi Polres Tabanan langsung turun melakukan olah TKP,” ujarnya.

Baca juga:  Suspect Rabies, Warga di Banjar Kedui Meninggal

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Jenazah telah dievakuasi ke RSU Singasana Nyitdah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” jelasnya.(Puspawati/balipost)

BAGIKAN