Seorang petani membawa bibit padi untuk ditanam di lahan persawahan wilayah Pemogan, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 16 April 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Ngiler Masakan Korea Setelah Nonton Drakor, Bali Punya 7 Restoran Ini Buat Disambangi

Jiwa Menganti
Baik untuk bercocok tanam dan memulai suatu usaha.

Kala Gumarang Turun
Baik untuk menanam sirih dan tembakau. Tidak baik untuk pembuatan bibit.

Kala Jangkut
Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Mereng
Tidak baik untuk bercocok tanam

Pamacekan
Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

Patra Limutan
Baik untuk memasang guna-guna.

Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapandes, potong rambut, dll.) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dll.).

Baca juga:  Hari Tanpa Bayangan akan Dialami Bali, Cek Jadwal Per Daerahnya

Sedana Yoga
Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN