
JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menangani langsung sejumlah kerja sama antara Indonesia dan Rusia yang dinilai belum maksimal, terutama mengawasi pada aspek hubungan moneter. Hal ini disampaikannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin waktu setempat (13/4).
“Ada satu dua yang perlu kita percepat dan saya akan segera menangani sendiri. Terutama antara hubungan moneter di antara kedua pihak saya akan mengawasi sendiri,” kata Prabowo dikutip dari Kantor Berita Antara.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa sebagian besar kesepakatan yang telah dibahas antara Indonesia dan Rusia beberapa bulan lalu telah menunjukkan kemajuan pesat.
Namun, menurutnya, masih terdapat sejumlah bidang yang perlu dipercepat pelaksanaannya.
Prabowo menegaskan akan mengambil alih secara langsung penanganan pada sektor-sektor yang memerlukan percepatan, terutama pada hubungan moneter antara kedua negara.
Selain itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Rusia atas dukungan yang diberikan kepada Indonesia, termasuk dalam proses penerimaan Indonesia sebagai anggota BRICS yang dinilai berlangsung cepat.
Menurutnya, Rusia juga telah memberikan dukungan terhadap berbagai kebutuhan penting Indonesia di sejumlah bidang strategis.
“Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia,” kata Kepala Negara.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan terima kasih atas sambutan Presiden Putin yang menerima kunjungannya meskipun dalam waktu yang relatif singkat di tengah agenda yang padat.
Prabowo mengungkapkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir telah bertemu dengan berbagai delegasi Rusia, baik di Jakarta maupun di Moskow, termasuk pejabat dan perwakilan perusahaan Rusia, dengan hasil pembicaraan yang dinilainya produktif.
“Saya sudah jumpa dengan banyak delegasi dari Rusia di Jakarta dan juga di Moskow bahwa baru saja saya bertemu beberapa pejabat dari Rusia dan beberapa perusahaan dari Rusia. Saya sangat berterima kasih karena pembicaraannya sangat produktif,” ujarnya.
Prabowo tiba di Moskow, Rusia, Senin (13/4) pukul 07.45 waktu setempat, guna melakukan kunjungan kerja memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Selama berada di Moskow, Kepala Negara diagendakan untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan itu diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara, utamanya di bidang energi dan sektor-sektor prioritas lainnya.
Kunjungan itu juga mencerminkan langkah aktif diplomasi Indonesia dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat. Pemerintah Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global. (kmb/balipost)










