Ida Nyoman Astawa. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Sinyal TV digital di Karangasem hingga saat ini belum sepenuhnya bisa dinikmati oleh masyarakat. Masih ada masyarakat di sejumlah wilayah yang belum mendapatkan sinyal untuk bisa menonton siaran TV digital.

Salah seorang warga Selat, Hendra mengungkapkan, televisinya belum juga mendapatkan sinyal tv digital. Padahal, dirinya sudah membeli set top box hingga memasang antena dengan ketinggian yang cukup tinggi.

Baca juga:  Rencana Jalur Trem di Kuta, DPRD Badung Ngaku Tak Tahu

“Set top box sudah beli, pasang antena, tapi tetap tidak dapat sinyal. Tambah ketinggian hingga nyambung dua batang bambu juga tetap tidak dapat sinyal,” keluhnya.

Kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karangasem, Ida Nyoman Astawa. Menurutnya, secara umum wilayah Bali utara dan Bali timur, termasuk Bangli, masih kesulitan sinyal TV digital akibat pengaruh kondisi geografis. “Belum semua siaran dengan sinyal digital bisa diakses dengan kondisi geografis pegunungan/perbukitan,” katanya.

Baca juga:  Bangkitkan Mental Atlet, Pelatih Muaythai Bali Beri Terapi Hipnosis

Astawa menjelaskan, faktor geografis sangat mempengaruhi jangkauan TV digital, mengingat sinyal digital dari pemancar bersifat line of sight, yang jika terhalang pegunungan atau perbukitan, akan tidak optimal. Selain itu, faktor menara pemancar juga berpengaruh atau infrastruktur MUX (multiplexing) belum sepenuhnya mencakup pelosok Bali.

“Kami berharap, pembangunan Turyapada Tower oleh Pemprov Bali di Buleleng ke depan dapat memberikan dampak terhadap Karangasem, khususnya untuk dapat menangkap siaran sinyal digital secara menyeluruh,” harapnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Ini, Kesepakatan Sholat Id Idul Fitri di Bali

 

BAGIKAN