Januar Efendi (tengah) sabet juara satu Turnamen 9 Ball RBC Bali HC 4&5 di RBC Renon Denpasar, Sabtu (11/4) malam. (BP/suk)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Bali, dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, mengatakan pihaknya merancang turnamen berkelanjutan sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial di Bali.

Ditemui Sabtu (11/4) malam dalam final Turnamen 9 Ball RBC Bali HC 4 & 5 di Renon, ia memberikan apresiasi terhadap semangat para atlet. Ia pun mengungkapkan ajang yang berlangsung sejak 6 April ini diikuti 256 pebiliar dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pobsi Bali, Edward Sandjaja Ikhwan, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan inovasi baru dengan format handicap (HC) 4 dan 5 tingkat nasional. Menurutnya, event ini dirancang khusus untuk memberi kesempatan lebih luas bagi atlet, terutama dari Bali, agar mampu bersaing tanpa harus langsung terjun di level internasional.

Baca juga:  Datang Tak Bisa Cair, Ratusan Nasabah Koperasi Resah

“Kami ingin menjaring lebih banyak bibit atlet. Biasanya event internasional hanya diikuti 5 sampai 8 atlet Bali, tapi kali ini ada 20 atlet lokal yang ikut. Ini perkembangan yang sangat positif,” ungkap pemilik RBC Bali ini.

Lebih jauh, Edward menegaskan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat stok atlet biliar Bali, dengan target melahirkan pemain-pemain yang siap tampil di ajang PON dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

Baca juga:  Bali Kirimkan Perwakilan ke Pertiwi Cup

Turnamen 9 Ball RBC Bali HC 4&5 sendiri diikuti 256 atlet dari berbagai klub dan provinsi, dengan 20 di antaranya merupakan perwakilan Bali dari sembilan kabupaten/kota.

Pebiliar asal Surabaya, Januar Efendi yang akrab disapa Jabrik, tampil sebagai juara usai menundukkan Yanu dari Bonero Madura di partai final. Atas kemenangan tersebut, Jabrik berhak membawa pulang hadiah utama sebesar Rp100 juta.

Usai pertandingan, Jabrik mengaku kemenangan ini diraih melalui perjuangan yang tidak mudah. Ia menyebut tekanan di partai final begitu besar, namun keberuntungan turut berpihak kepadanya.
“Luar biasa sekali. Terima kasih untuk RBC yang sudah menyelenggarakan turnamen ini. Tekanannya sangat tinggi, tapi mungkin hari ini hoki saya sedang bagus,” ujarnya. (Suka Adnyana/balipost)

Baca juga:  Cuaca Buruk, Sejak Seminggu Nelayan di Buleleng Tak Melaut
BAGIKAN