Atlet squash Bali. (BP/Ist)

MANGUPURA,BALIPOST.com – Tercatat 25 atlet squash ambil bagian dalam turnamen Nusa Dua, di sebuah hotel berbintang di kawasan Nusa Dua, 28-29 Mei. Kejuaraan ini, selain diikuti atlet dari Bali, seperti Denpasar, Badung, dan Tabanan, juga melibatkan atlet dari DIY dan DKI.

Ketua Panpel Andrei Gromico, di sela-sela turnamen, Jumat (28/5), menjelaskan, pihaknya membatasi jumlah peserta, hanya sampai 25 atlet. “Seandainya, kami tidak membatasi jumlah peserta, saya yakin jumlah kontestan bisa mencapai 50 atlet squash,” ungkapnya.

Baca juga:  Gak Selalu Negatif, Ini Sejumlah Dampak Positif Nongkrong di Cafe

Andrei mengakui, turnamen squash di Bali, sempat vakum belasan tahun. Karena itu turnamen ini menjadi cikal bakal, sekaligus pertama kali digelar. “Tujuan turnamen ini, untuk membangkitkan dan menggairahkan kembali cabor squash, yang cukup lama tidak aktif,” jelasnya.

Untuk turnamen perdana ini, pihaknya mencampur aduk seluruh peserta putra dan putri. Yang membedakan, hanya pada tingkat kemahirannya, yang dibagi dalam kategori A, B, C, serta junior. “Atlet squash luar Bali juga terketuk mengikuti turnamen ini, sebab kejuaraan squash tergolong langka dan jarang di Indonesia,”ujarnya.

Baca juga:  Minim, Guide Pahami Sejarah Cagar Budaya

Selain itu, kata dia situasi pandemi covid-19 ini, membuat turnamen squash makin jarang diselenggarakan. Kendati demikian, Andrei optimis, ke depan Bali bakal memiliki atlet squash andal, dan siap bersaing di kancah nasional.
Bahkan, lanjut dia pihaknya, mematok target atlet squash Bali, mampu merebut tiket PON 2024, di Aceh dan Sumut. “Kami mengamati bakat dan talenta atlet squash Bali cukup menjanjikan,”ungkap dia.

Baca juga:  Judith Hill Rilis Video Klip, Banyak Tuai Pujian Karena Ini

Karena itu, Andrei optimis para atlet perlu dibina dan dipoles sedikit saja, mereka sudah mampu berbicara di level nasional. “Kami melihat anemo peserta cukup antusias, hingga peserta junior juga membludak. Saya yakin geliat pembinaan ini mampu menelorkan atlet berkualitas,”ucapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *