Petugas dan warga melakukan evakuasi jasad korban terseret arus Tukad Bontihing, Buleleng. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kakek dan cucunya yang merupakan warga Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, hanyut saat berendam di Tukad Bontihing pada Selasa (7/4) sekitar pukul 16.30 WITA. Keduanya ditemukan tak bernyawa dalam waktu yang tidak bersamaan.

Sang kakek, I Ketut Budasa (61) ditemukan terlebih dulu. “Kejadian pukul 16.30 WITA, setelah kita mendapat informasi dari masyarakat dan izin dari Kapolsek langsung ke TKP.  Pencarian kita lakukan bersama pada pukul 17.13 WITA, kakeknya ditemukan warga dalam kondisi meninggal,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kubutambahan, Ipda Kadek Sepri Juliadnyana seizin Kapolsek Kubutanbahan, Ketut AKP Budayana.

Baca juga:  Jembatan Putus Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Terisolasi di Pesinggahan

Sementara sang cucu, VA (6) ditemukan pada Rabu (8/4) pukul 07.00 WITA oleh warga.

Jenazahnya dievakuasi menuju rumah duka di Dusun Kaja Kangin, Desa Tamblang. Mayat korban kemudian dibungkus dan dimasukkan ke freezer berdampingan dengan jasad kakeknya.

“Selanjutnya dilakukan upacara penutupan pencarian di halaman kantor Kepala Desa Tamblang dan dinyatakan selesai,” ucap Kalaksa BPBD Buleleng, I Gede Suyasa. (Robin/denpost)

BAGIKAN