
DENPASAR, BALIPOST.com – Cabang olahraga petanque dalam ajang Porsenijar Kota Denpasar 2026 resmi bergulir pada 27–31 Maret 2026 di Lapangan Petanque Lumintang. Kompetisi ini diikuti ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dengan total 530 atlet yang ambil bagian.
Pada hari pertama, Jumat (27/3) pertandingan difokuskan untuk tingkat SD dengan mempertandingkan 11 nomor. Laga dibagi dalam dua sesi, yakni enam nomor pada sesi pagi dan lima nomor pada sesi siang.
Koordinator cabang olahraga petanque Porsenijar Denpasar 2026, Ni Putu Yuliastri, menjelaskan bahwa pada hari pertama seluruh nomor untuk tingkat SD ditargetkan rampung. Selanjutnya, pertandingan akan berlanjut ke tingkat SMP dan SMA yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari.
“Secara keseluruhan terdapat 33 nomor pertandingan untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Khusus untuk tingkat SMP dan SMA, satu atlet diperbolehkan mengikuti dua nomor pertandingan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi jumlah atlet maupun sekolah yang berpartisipasi. Untuk tingkat SMP, terdapat 25 sekolah yang ikut serta, meningkat dari 18 sekolah pada tahun lalu. Sementara tingkat SMA diikuti 18 sekolah, naik dari sebelumnya 15 sekolah.
Menurut Yuliastri, petanque semakin diminati karena merupakan olahraga yang relatif mudah dimainkan, minim kontak fisik, serta mengandalkan akurasi, ketenangan, dan konsentrasi.
Melalui ajang Porsenijar ini, pihaknya berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet muda potensial sejak dini. Pembinaan berjenjang dari tingkat SD hingga SMA dinilai menjadi kunci dalam mencetak atlet yang matang dan berprestasi.
“Dari sini kami bisa mempersiapkan atlet untuk Porjar Provinsi Bali, Porprov Bali, hingga ke tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya. (Suka Adnyana/balipost)










