Rumah jabatan Bupati Bangli di Jalan Lettu Kanten, Bangli. (BP/istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli memberikan perpanjangan waktu kepada pembeli material bongkaran bangunan Rumah Jabatan (Rumjab) Bupati dan rumah dinas pejabat untuk merampungkan proses pembongkaran aset tersebut. Keputusan itu diambil menyusul adanya kendala cuaca yang menghambat proses pembongkaran.

Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, mengungkapkan meski pembeli mengajukan permohonan perpanjangan selama tujuh hari, Pemkab Bangli hanya mengabulkan lima hari. “Kami kaji alasannya karena hujan, itu masuk akal. Tapi kami minta lima hari harus kelar agar tidak mengganggu proses pembangunan selanjutnya,” tegas Riana, Senin (16/3).

Baca juga:  Pakai Kenalpot Brong, Sepuluh Pemuda Ditindak

Saat ini, progres pembongkaran di bagian belakang dikatakan telah tuntas, dan tersisa sebagian kecil di sisi pojok timur laut. Riana mengatakan tidak ada sanksi denda yang dijatuhkan, namun pihaknya memberikan penekanan khusus dalam berita acara. Segala risiko kehilangan material setelah batas waktu berakhir sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembeli bongkaran.

Mengenai proses pembangunan selanjutnya, dikatakan bahwa saat ini tim teknis yang tengah menginput kelengkapan dokumen untuk proses lelang pembangunan rumah jabatan baru tersebut.

Baca juga:  Dibuka Wabup Diar, 11 Sekaa Baleganjur SMP Unjuk Kebolehan di Alun-alun Bangli 

Sebagai informasi, proses pembongkaran aset lama ini telah dimulai sejak Sabtu (21/2) lalu setelah dimenangkan oleh pembeli dengan nilai penawaran Rp57,2 juta. Angka tersebut melampaui nilai limit yang ditetapkan KPKNL sebesar Rp51.000.300. Penjualan aset ini mencakup gedung utama Rumjab Bupati hingga deretan rumah dinas pejabat yang berada di bagian belakang areal tersebut.

Pembongkaran aset lama ini dilakukan karena pemkab akan segera membangun ulang rumah jabatan Bupati Bangli. Fasilitas yang akan dibangun di atas lahan seluas 50 are itu dirancang menelan anggaran lebih dari Rp 29 miliar.

Baca juga:  Segini Jumlah Bantuan Stimulus Untuk Pedagang Pasar Blahbatuh

Pembangunan rumah jabatan bupati yang baru akan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, Sikut Satak. Desainnya akan mencerminkan arsitektur Bali khas Bangli, lengkap dengan fasilitas seperti Bale Ancak Saji, Bale Pertemuan, Bale Paon, Bale Kerta Pengajahan, Bale Munjungsari, Merajan, Bale Gedong, Tugu dan lainya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN