
BANGLI, BALIPOST.com – RSUD Bangli telah mematangkan persiapan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal saat libur Nyepi. Meski layanan Poliklinik akan diliburkan sementara, layanan kegawatdaruratan dipastikan tetap siaga.
Direktur RSU Bangli dr. Dewa Gede Oka Darsana mengatakan, seluruh kebutuhan pelayanan mulai dari personel, obat-obatan hingga bahan makanan telah disiapkan. “Dokter spesialis, dokter umum, perawat, hingga tenaga penunjang lainnya yang akan bertugas saat Nyepi sudah kami siapkan. Kami juga sudah mintakan dispensasi ke Bagian Kesra,” kata Oka Darsana, Minggu (15/3).
Layanan RSUD Bangli yang dibuka saat Nyepi untuk yang sifatnya darurat. Sedangkan untuk layanan poliklinik akan ditutup sementara selama 18 hingga 24 Maret.
Pihak rumah sakit telah melakukan langkah preventif agar perawatan pasien tidak terganggu selama layanan poliklinik ditutup. Oka Darsana mengatakan jadwal kontrol dan pengambilan obat bagi pasien kronis telah disesuaikan lebih awal agar stok obat pasien tetap aman selama masa libur. Demikian juga operasi yang terjadwal pada hari libur telah dimajukan.
“Seperti hari ini, ada 6 pasien urologi yang jadwal operasinya kita majukan agar pasien tetap tertangani dengan baik,” ujar dr. Oka Darsana.
Selain di RSUD, pelayanan kesehatan di puskesmas juga tetap siaga, khususnya pada Puskesmas dengan fasilitas Rawat Inap dan UGD. Oka Darsana yang juga Plt. Kadiskes Bangli itu menyebutkan di Bangli terdapat 5 Puskesmas Rawat Inap yakni Puskesmas Tembuku I, Puskesmas Susut I, Puskesmas Kintamani I, Puskesmas Kintamani III, dan Puskesmas Kintamani V (Songan).
Sementara untuk Puskesmas Non-Rawat Inap, pelayanannya akan menyesuaikan dengan hari libur yang telah ditetapkan. (Dayu Swasrina/balipost)










