Kondisi SDN 5 Banjar pada Rabu(11/3). (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kerusakan yang terjadi di SDN 5 Banjar pascabencana membuat proses belajar mengajar harus disesuaikan sementara. Saat ini Pemkab Buleleng masih fokus untuk pembersihan material di areal sekolah.

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bhatara, saat dikonfirmasi Rabu (11/3) menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada ruang kelas baru serta perpustakaan sekolah. Akibatnya, kegiatan belajar untuk sementara dilakukan secara kombinasi daring dan luring.

Baca juga:  Karena Air Danau Buyan Meluap, Panggung Utama TLF Dipindah

Untuk saat ini, siswa kelas 4, 5, dan 6 menjalani pembelajaran luring, sedangkan kelas 1, 2, dan 3 mengikuti pembelajaran daring. Sementara itu, siswa kelas 6 juga tengah menjalani simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Sekarang masih tahap pembersihan material oleh tim gabungan. Di perpustakaan juga ada cukup banyak buku yang rusak, sehingga kami sedang melakukan identifikasi kebutuhan,” ujar Surya Bhatara.

Disdikpora Buleleng juga berencana melakukan komunikasi dengan sekolah terdekat untuk sementara waktu menampung siswa, sambil menunggu bantuan pengadaan buku maupun pemenuhan kebutuhan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca juga:  Pemkab Buleleng Wacanakan Menata Kembali Pedagang di Pasar Banyuasri

Untuk penanganan jangka panjang, Disdikpora juga tengah mengkaji beberapa opsi, seperti regrouping sekolah, penggunaan sekolah bersama, atau revitalisasi sekolah terdekat. Kajian tersebut mempertimbangkan kondisi sekolah di sekitar wilayah Banjar.

“Kalau melihat kondisi yang ada, di sekitar lokasi terdapat SD Negeri 7 Banjar dan SD Negeri 1 Banjar yang berpotensi menjadi bagian dari skema regrouping. Namun ini masih dalam tahap kajian,” jelasnya.

Menurut Surya Bhatara, langkah tersebut dilakukan agar ke depan para siswa tetap mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai. Namun realisasi penanganan jangka panjang juga akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. (Nyoman Yudha/balipost)

Baca juga:  Dewan Dorong Penataan Pohon Perindang Jalan
BAGIKAN