
JAKARTA, BALIPOST.com – Bek timnas Indonesia, Calvin Verdonk, hampir menjadi pahlawan LOSC Lille pada lanjutan pekan ke-21 Liga Prancis 2025/26. Sayang, umpan matang yang dilepaskannya di menit-menit akhir laga belum mampu mengubah skor, sehingga Lille harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Metz di Stadion Saint Symphorien, Sabtu (7/2) dini hari WIB.
Masuk sebagai pemain pengganti, Verdonk tampil singkat namun efektif. Ia diturunkan pada menit ke-82 menggantikan Romain Perraud dan langsung memberi energi baru di sisi kiri pertahanan sekaligus serangan Lille.
Peluang emas datang pada menit ke-90+6. Verdonk mengirimkan umpan akurat ke dalam kotak penalti yang disambut Gaetan Perrin. Namun, kiper Metz Jonathan Fischer tampil sigap dan menggagalkan kesempatan terbaik Lille di penghujung pertandingan, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Hasil imbang ini membuat Lille gagal memangkas jarak dengan tim-tim di papan atas. Les Dogues kini menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 33 poin, tertinggal enam angka dari Lyon dan Marseille yang berada di posisi tiga dan empat.
Di sisi lain, Metz masih tertahan di dasar klasemen dengan 13 poin. Meski demikian, peluang keluar dari zona degradasi masih terbuka lebar karena mereka hanya terpaut satu poin dari Nantes yang berada tepat di atas garis merah, seperti dilansir laman resmi Ligue 1.
Sepanjang pertandingan, Lille tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih unggul dan sejumlah peluang berbahaya, terutama pada babak kedua. Namun, rapatnya lini pertahanan Metz serta performa gemilang Jonathan Fischer di bawah mistar membuat setiap upaya tim tamu berakhir sia-sia.
Peluang terbaik Lille sebelumnya hadir pada menit ke-75 saat tembakan Felix Correia dari dalam kotak penalti hanya membentur tiang gawang. Olivier Giroud dan Hakon Haraldsson juga sempat mengancam, namun belum mampu memecah kebuntuan.
Sementara itu, tuan rumah Metz sempat membuat publik Saint Symphorien bersorak pada menit ke-18 melalui gol Alpha Toure. Sayangnya, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR memastikan sang pemain berada dalam posisi offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata tetap bertahan. Bagi Lille, hasil ini terasa mengecewakan, sementara bagi Metz, satu poin menjadi modal penting dalam upaya keluar dari zona degradasi. (Suka Adnyana/balipost)









