
BANGLI, BALIPOST.com – Tiga jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Bangli dibiarkan kosong tanpa pejabat definitif maupun Pelaksana Tugas (Plt). Kondisi ini terjadi sejak pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun per 1 Januari 2026.
Jabatan yang lowong tersebut meliputi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Asisten II Setda Bangli. Hingga saat ini, aktivitas di tiga instansi tersebut berjalan tanpa pimpinan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bangli I Made Mahindra Putra, dikonfirmasi Jumat (9/1), mengklaim meski tiga jabatan itu kosong, namun tidak mengganggu jalannya pemerintahan. Menurutnya, saat ini masih berada di awal tahun anggaran sehingga aktivitas utama masih pada tahap penyusunan kegiatan.
Dia pun menyebut bahwa nama-nama pejabat yang akan merangkap jabatan tersebut sudah diusulkan. Akan tetapi masih menunggu keputusan Bupati. “Orang-orang yang diajukan sudah ada, cuma SK-nya belum turun. Tinggal menunggu tanda tangan bupati,” kata Mahindra.
Adapun pejabat yang diusulkan merangkap jabatan yakni dr. I Dewa Gede Oka Darsana (Direktur RSUD Bangli) sebagai Plt Kadis Kesehatan, I Gede Eddy Hartawan (Asisten III) sebagai Plt Asisten II dan I Made Mahindra Putra (Kepala BKPSDM) sebagai Plt Kadis Perhubungan.
Sebagaimana yang diketahui tiga pejabat eselon IIB di lingkungan Pemkab Bangli pensiun awal tahun 2026. Ketiganya adalah I Wayan Suastika Kadis Perhubungan, I Ketut Riang Asisten II, dan dr. I Nyoman Arsana Kadis Kesehatan. Khusus untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan, I Nyoman Arsana memutuskan untuk pensiun dini. Seharusnya Arsana pensiun dua tahun mendatang. (Dayu Swasrina/balipost)









